Pada peristiwa kecelakaan tunggal tersebut terdapat 10 orang, sembilan merupakan pasien Covid-19 dan satu sopir.
"Sejauh ini mobil bus mengangkut sembilan pasien Covid-19, dan satu orang merupakan sopir. Jadi, total yang ada dalam kendaraan itu ada 10 orang," jelasnya.
"Kemudian setelah kecelakaan, dua orang langsung dibawa ke tempat isolasi, dan tujuh saat ini sedang dirawat dalam luka ringan di RSUD, setelah selesai akan kembali dibawa ke pusat isolasi di Lido," sambungnya.
Ia menambahkan, setelah ini pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor, dan akan melakukan pengawalan selama 24 jam bagi kendaraan yang akan mengangkut pasien Covid-19.
"Kami akan kordinasi dengan Dinas Kesehatan, berikutnya kami akan melakukan pengawalan 24 jam bagi kendaraan-kendaraan yang akan mengangkut pasien Covid-19 di Kota Bogor ini, untuk meningkatkan pelayanan bagi para pasien Covid-19," tukasnya.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN