Pada peristiwa kecelakaan tunggal tersebut terdapat 10 orang, sembilan merupakan pasien Covid-19 dan satu sopir.
"Sejauh ini mobil bus mengangkut sembilan pasien Covid-19, dan satu orang merupakan sopir. Jadi, total yang ada dalam kendaraan itu ada 10 orang," jelasnya.
"Kemudian setelah kecelakaan, dua orang langsung dibawa ke tempat isolasi, dan tujuh saat ini sedang dirawat dalam luka ringan di RSUD, setelah selesai akan kembali dibawa ke pusat isolasi di Lido," sambungnya.
Ia menambahkan, setelah ini pihaknya akan berkordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Bogor, dan akan melakukan pengawalan selama 24 jam bagi kendaraan yang akan mengangkut pasien Covid-19.
"Kami akan kordinasi dengan Dinas Kesehatan, berikutnya kami akan melakukan pengawalan 24 jam bagi kendaraan-kendaraan yang akan mengangkut pasien Covid-19 di Kota Bogor ini, untuk meningkatkan pelayanan bagi para pasien Covid-19," tukasnya.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Tarik Tunai GoPay di ATM BRI dan CRM, Solusi Praktis Tanpa Kartu
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus