Pebriansyah Ariefana
Selasa, 02 Februari 2021 | 07:50 WIB
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Suara.com/Ummi Hadya Saleh)

SuaraBogor.id - Ustaz Tengku Zul bandingkan isu Moeldoko Kudeta Partai Demokrat dengan pemberitaan kudeta di Burma yang menyebabkan Aung San Suu Kyi ditangkap tentara.

Ustaz Tengku Zul minta kader Demokrat bisa solid dan tetap bisa menghadapi Pemilu 2024.

"Di Burma telah terjadi kudeta. Presiden Burma dan Tokoh Wanita Mrs Aung ditangkap. Di Indonesia, beredar berita Partai Demokrat juga mau dikudeta oleh satu sosok Orang Kuat dan Dekat. Hayo Kader Demokrat solid lah dan Hadapi Pemilu 2024 dengan Tegar dan Kokoh bersama Pemilihmu," kata Tengku Zul di akun Twitternya.

Moeldoko trending topic

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi trending topic Twitter karena isu kudeta Partai Demokrat, Selasa (2/2/2021). Selain itu kata kudeta pun jadi trending topic.

Isinya, soal pemberitaan Moeldoko dituduh menjadi jenderal yang ingin merebut kekuasaan Ketua Partai Demokrat Agus Harmurti Yudhoyono.

Sampai pukul 07.00 WIB, sudah ada 17 lebih tweet kata Moeldoko. Sementara ada 15 ribu lebih tweet kata kudeta.

Moeldoko menjawab tuduhan ingin kudeta Partai Demokrat. Moeldoko dituding mau rebut kekuasaaan Agus Harimurti Yudhoyono dari kursi Ketua Umum Partai Demokrat. Moeldoko pun merespon dengan tegas, jangan ganggu Jokowi.

Dalam wawancara bersama KompasTV, Senin (1/2/2021), Moeldoko mengatakan tidak mau reaktif menanggapi masalah itu. Dia meminta AHY tidak sedikit-sedikit menuduh Istana dalam setiap masalah.

Baca Juga: Geger Isu Kudeta Partai Demokrat, Tengku Zul Ingatkan Soal Pemilu 2024

"Sebenarnya saya masih diem-diem saja sih. Nggak perlu reaktif. Poin pertama, jangan dikit-dikit Istana. Dalam hal ini saya mengingatkan jangan dikit-dikit Istana. Jangan ganggu Pak Jokowi dalam hal ini. Karena beliau tidak tahu sama sekali, tidak tahu apa-apa dalam isu ini," kata Moeldoko.

Sebelumnya, Politisi Demokrat Andi Arief menuding Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai sosok orang dekat lingkaran Presiden Jokowi yang mau ambil alih kepemimpinan AHY atau Agus Harmurti Yudhoyono atau 'kudeta' Partai Demokrat. Tak hanya itu Andi Arief pun menyebut Moeldoko mengaku mendapat restu dari Jokowi untuk ambil alih kepemimpinan

Andi Arief juga mengungkap alasan AHY berkirim surat ke Jokowi.

Hal itu diumumkan Andi Arief dalam akun twitternya @Andiarief_, Senin (1/2/2021) malam.

"Banyak yang bertanya siapa orang dekat Pak Jokowi yang mau mengambil alih kepemimpinan AHY di Demokrat, jawaban saya KSP Moeldoko. Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi," kata Andi Arief.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY nyatakan akan ada aksi 'kudeta' di Partai Demokrat. Kekuasaanya akan digulingkan oleh 5 orang.

Load More