SuaraBogor.id - Mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai puji AHY pemimpin kelas dunia. Pujian ke Agus Harimurti Yudhoyono ini dilontarkan Natalius Pigai di tengah isu kudeta Partai Demokrat.
Namun bukan simpatik, Natalius Pigai justru dituding sebagai penjilat oleh netizen. Bahkan netizen banyak yang tidak setuju dengan AHY sebagai pemimpin partai yang baik.
"Kita tidak bicara tentang Capres 2024. AHY politikus muda yang akan jadi Pemimpin Indonesia berkelas Dunia. Saya minta Rakyat dari Sabang-Merauke jaga aset terbaik ini. Tidak boleh dimatikan karier masa depan politiknya. Kalau salah ambil keputusan politik maka kritik saja untuk membesarkannya," cuit Natalius Pigai dalam akun Twitternya, @NataliusPigai2.
"jilat terussss," balas netizen @PatrickNapitup2 di kicauan Pigai.
Bahkan banyak juga netizen yang menilai AHY masih jauh dari kualitas pemimpin kelas dunia.
"AHY belum matang, masih harus banyak belajar. Mungkin 20 tahun lagi baru siap jadi pemmpin," kata @RFudoli.
Diketahui, pernyataan AHY yang menyatakan adanya rencana kudeta terhadap Partai Demokrat menyeret beberapa nama politikus. Mulai dari Moeldoko, Mahfud MD hingga Marzuki Alie.
Lewat sebuah balasan di cuitan Mahfud MD soal tudingan kudeta ini, Marzuki Alie menyindir pemimpin partai besutan SBY tersebut. Ia menyindir, jika belum siap memimpin sebuah partai, ada baiknya mundur saja daripada harus melempar fitnah.
"Takut akan hantu, terpeluk dg setan. Tidak siap memimpin partai, sebaiknya mundur daripada firnah kanan kiri, masuk neraka," tulisnya dalam cuitan tersebut, Selasa.
Baca Juga: Terungkap Asal Usul Nama Abu Janda, Ada Hubungannya dengan Panglima ISIS
Lebih lanjut, mantak ketua DPR-RI tersebut juga menyinggung soal pernyataan SBY yang menyebut bahwa ia anti dengan politik dinasti.
"Saya anti dinasti, itu janji SBY," lanjut Marzuki.
Melihat cuitan tersebut, beberapa warganet tampak memberikan komentar. Mereka meminta Marzuki untuk berbicara apa adanya mengenai tudingan yang diarahkan padanya.
"Sabar pak. Pakai mekanisme partai. Siapa hantu, siapa setan. Justru klarifikasi biar tidak jadi fitnah," tulis warganet dengan akun @ivanfali***.
"Jangan polemik di medsos, hadapi langsung. Saat kalah pada pemilihan ketum jangan jadikan pelarian terima bahwa anda tidak mendapat dukungan anggota," tulis warganet dengan akun @ysofy**.
Pernyataan tersebut dituliskan oleh Marzuki Alie sebagai respons atas cuitan Mahfud MD yang juga menampik tudingan terlibat rencana kudeta Partai Demokrat. Dalam cuitan tersebut, Mahfud mengaku tak pernah terpikir untuk terlibat dalam rencana tersebut.
Berita Terkait
-
AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026
-
Tunggu Tanda Tangan Presiden, Pigai Janji Tuntaskan Hak 7.000 Korban HAM Berat
-
Survei Matriks: Natalius Pigai dan Nusron Wahid Menteri Terburuk
-
Pigai Bantah Dino Patti Djalal Soal Presiden Dewan HAM PBB: Mana Ada Kerja Kemlu!
-
Pigai Pertanyakan Rapor Merah Amnesty untuk 2 Tahun Prabowo-Gibran: Aspek Apa yang Dinilai?
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka
-
Santri Bogor Dituntut Melek AI, Kemenag: Program Khusus Belum Ada
-
Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua Bogor: Satu Orang Masih Dirawat
-
Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas Belanja di Gunungsindur Bogor