SuaraBogor.id - Sebuah bangunan pondok pesantren (Ponpes) di Kampung Cibuntu Kaum, RT 06/01, Desa Cibuntu, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dilalap sijago merah.
Kebakaran itu menyebabkan sebuah bangunan di Ponpes Raudlatul Ulum hangus dilalap sijago merah.
Peristiwa kebakaran itu terjadi pada pukul 20.30 WIB, Jumat (5/2/2021) malam.
Pimpinan Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Abdul Muis mengatakan, peristiwa itu terjadi di sebuah bangunan kamar depan ponpes yang merambat ke ruangan lainnya.
"Santri sedang ke luar, ke wilayah lain. Kondisi pondok saat itu kosong, di kamar depan yang pertama terbakar itu terkunci. Di situ listrik korsleting dan merambat ke ruangan lain," katanya kepada wartawan saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat malam.
"Kebakaran terjadi pukul 20.30 WIB dan pada waktu kejadian, sementara santri hanya ada tiga orang saja, sebagian sedang mengaji," sambungnya.
Ditempat yang sama, Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, Soleh mengatakan, kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik.
"Diduga korsleting listrik, di sebuah bangunan ponpes," katanya.
Menurutnya, dugaan sementara api berasal dari sebuah charger yang membuat korsleting listrik, sehingga menyebabkan percikan api.
Baca Juga: Besok Kota Bogor Terapkan Ganjil Genap, Berikut Titik-Titik Penjagaannya
"Dugaan sementara, tapi belum diketahui, soalnya kondisinya saat itu api sudah membumbung tinggi, perkiraan korsleting listrik," jelasnya.
Menurutnya, api berhasil dipadamkan pada pukul 21.45 WIB dengan menerjunkan tujuh armada, yakni dari Kabupaten Bogor enam dan Kota Bogor satu.
"Jumlah pemadam enam unit dari kabupaten dan satu dari Kota Bogor, alhamdulillah bisa memadamkan kebakaran ini tepat pada jam 21.45 WIB, alhamduliah juga tidak ada korban jiwa, total personel ada 25 yang dikerahkan," tutupnya.
Sementara, untuk kerugian atas peristiwa tersebut sedang dalam penghitungan pihak ponpes.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
Mengenal Fakfak, Surga Pala di Papua Barat yang Kini Dikepung Api
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai Depok dan Bogor, Warga Pakai Masker-Kurangi Aktivitas
-
Regulasi Kehutanan Dinilai Mandul, Hutan Indonesia Terancam Karhutla
-
Perintah Padamkan Api Mudah, Eksekusinya Sulit: Peneliti UI Ungkap Derita di Lokasi Karhutla
-
Titik Api Sudah Terpetakan, Kenapa Korporasi Sulit Dijerat? Pakar UGM Bongkar Caranya
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI Ungkap 3 Bekal Finansial Penting Bagi Generasi Muda
-
Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen