SuaraBogor.id - Ketua DPC PAN Kabupaten Cianjur Herlan Firmansyah takjub dinyatakan negatif COVID-19 setelah satu keluarganya dinyatakan positif COVID-19. Herlan mengaku sudah suntik vaksin COVID-19. Apakah dia sudah kebal COVID-19?
Awal ceritanya begini, sepekan lalu salah satu anggota keluarganya merasakan gejala terpapar Covid-19. Indra penciuman mereka tidak berfungsi.
“Awalnya dari satu anggota keluarga saya, hidungnya tidak bisa mencium bau apapun,” kata Herlan pada Ayobandung.com, Kamis (25/2/2021).
Semua anggota keluarga Herlan pun ikut tes antigen di RSUD Sayang Cianjur, termasuk Herlan, karena setiap bertemu.
Selang dua hari, akhirnya keluar hasilnya, semuanya dinyatakan positif terpapar Covid-19 dan harus diisolasi selama 14 hari, terkecuali Herlan dinyatakan negatif.
“Awalnya saya tidak ingat pernah ikut vaksinasi Covid-19, tapi setelah dinyatakan negatif, saya teringat kalau saya pernah ikut di gelombang pertama di Pendopo Pemkab Cianjur bersama Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,” katanya.
Herlan harus merelakan anggota keluarganya diisolasi mandiri selama 14 hari sesuai dengan keputusan pihak rumah sakit.
“Keluarga saya termasuk terkonfirmasi positif dengan status orang tanpa gejala, mudah-mudahan bisa secepatnya kumpul kembali,” terangnya.
Mengenai hal tersebut, Herlan menyatakan bahwa vaksin sinovac ini benar-benar ikhtiar yang baik untuk menangkal tubuh kita agar tidak terpapar Covid 19.
Baca Juga: Positif Covid-19, Wakil Wali Kota Depok Terpilih Dilantik di Rumah Sakit
“Kita sebagai manusia hanya bisa berikhtiar, ternyata alhamdulillah setelah mengikuti vaksinasi Covid-19, saya terbebas dari virus corona,” jelasnya.
Herlan juga mengimbau pada masyarakat, kejadian pada keluarganya benar-benar terjadi, bukan cerita bohong.
“Ini benar-benar terjadi, hoaks yang ada di masyarakat tentang dampak negatif dari vaksin Covid-19 terbantahkan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Jambore Perdana ABPEDNAS Cianjur Perkuat Tata Kelola Desa dan Perlindungan Hukum
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor
-
Pastikan Korban Tawuran Ditangani RSUD, Bupati Bogor: Jaga Kondusivitas, Jangan Ada Korban Lagi
-
Perkuat Sistem Ekonomi Kerakyatan, BRI Raih Penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka