SuaraBogor.id - Detik-detik bus SMP Cisalak terjun ke jurang di Tanjakan Cae Wado Sumedang. Korban selamat bersaksi mencium bau gosong kampas rem bus. Setelah itu bus tersebut jatuh ke jurang.
Kesaksian itu disampaikan Mimin, korban selamat Bus SMP Cisalak. Semua penupang teriak Allahuakbar dan takbir juga, kata dia. Bus Sri Padma Kencana kecelakaan di Jalan Rayao Wado-Malangbong Sumedang.
Bus Pariwisata Sri Padma Kencana mengalami kecelakaan tragis dengan masuk ke jurang di sekitar Jalan Rayao Wado-Malangbong Sumedang pada Rabu 10 Maret 2021 sekitar pukul 20.10 WIB.
Kecelakaan maut tersebut menyebabkan 27 orang korban meninggal dunia.
Saat peristiwa nahas itu terjadi, Bus Sri Padma Kencana diketahui dalam perjalanan pulang dari Pangandaran ke arah Subang.
Penumpang bus tersebut baru saja melaksanakan kegiatan studi wisata siswa SMP Al Muawanah Cisalak Subang, dan berziarah ke Cibiuk dan Pamijahan.
Mimin selamat bersama kedua anaknya yang berumur 2 dan 11 tahun. Sebelum kecelakaan terjadi, tercium bau kampas rem hingga akhirnya bus pariwisata itu masuk ke jurang. Ketika kecelakaan terjadi, Mimin duduk di bagian depan jok kedua setelah sopir.
Mimin tak sadarkan diri. Tubuhnya terjepit jok. Dia juga sempat melihat kedua anaknya terpental ke belakang.
Usai sadar sepenuhnya, Mimin segera menyelamatkan diri dengan merangkak ke luar kaca jendela dan mencari kedua anaknya.
Baca Juga: Kesaksian Bus SMP Cisalak Terjun ke Jurang: Semua Orang Teriak Allahuakbar!
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Bikin Resah dan Bahayakan Pengendara, Truk Sampah 'Roboh' di Bogor Akhirnya Ditarik dari Jalan
-
Hari Ketujuh Pencarian ASN Bogor yang Jatuh: Penyelam Diterjunkan, Keberadaan Bayu Masih Misteri
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah