SuaraBogor.id - Pelaku pembunuh mayat dalam plastik di Bogor, bernama Muhammad Rian (21) ternyata merupakan warga Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Muhammad Rian pembunuh Diska Putri merupakan mayat dalam plastik yang sempat hebohkan warga Cilebut, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor disebut pembunuh berdarah dingin.
Selain membunuh Diska Putri, Pembunuh berdarah dingin Muhammad Rian juga bunuh Elya Lisnawati (23) warga Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor yang ditemukan di perkebunan Megamendung.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pelaku pembunuh berdarah dingin Muhammad Rian ini pekerjaannya sehari-hari jual beli online.
"Pekerjaan jual beli online, pelaku ini merupakan warga Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor," katanya dalam keterangan yang diterima Suarabogor.id, Kamis (11/3/2021) kemarin.
Pelaku pembunuh mayat dalam plastik di Bogor ditangkap di tempat persembunyiannya di Depok pada Rabu (10/3/2021) malam.
"Pelaku MRI ditangkap dipersembunyiannya di Depok pada hari Rabu, 10 Maret 2021 sekitar pukul 19.30 WIB," imbuhnya.
Sebelumnya, pelaku pembunuh mayat dalam plastik di Bogor akhirnya ditangkap Tim Gabungan Reserse Polresta Bogor Kota. Pelaku pembunuh Diska Putri itu ditangkap di wilayah Depok.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pelaku pembunuh mayat dalam plastik di Bogor ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Depok, Jawa Barat.
Baca Juga: Pembunuh Mayat Dalam Plastik di Bogor Bisa Dijerat Hukuman Mati
"Alhamdulillah, atas kegigihan dan keuletan Tim Gabungan Reserse, telah berhasil mengungkap kasus pembunuhan wanita dalam plastik hitam TKP Cilebut Tanah Sareal. pelaku berinisial MRI," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Suarabogor.id, Kamis (11/3/2021).
Sekedar informasi, Diska Putri, mayat dalam plastik di Cilebut ternyata masih belia. Diska Putri kelahiran tahun 2003 atau sekira berusia 18 tahun.
Berita Terkait
-
Kata-kata Bupati Bogor Begitu Tahu Ada Bobotoh Tewas Habis Nonton di Stadion Pakansari
-
Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Sindur, PT SIR Ajukan Tuntutan Ganti Rugi ke Natura City
-
Festival Budaya Nasional 2026: Merayakan Keberagaman, Menjaga Budaya Indonesia Terus Hidup
-
Nginap di Hambalang, Sekjen PBB dan Prabowo Diskusi Soal Palestina hingga Iklim
-
Imbauan Penting Pengguna KRL Bogor: 7 Kereta Dibatalkan Pagi Ini, Cek Jadwalnya!
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wabup Bogor Jaro Ade Kasus Dugaan Korupsi Bappenda
-
BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham
-
Usut Kasus Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor, KPK Panggil Wabup Jaro Ade
-
Polisi Tangkap Terduga Pembunuh Bobotoh Persib 16 Tahun di Bogor
-
Dikenal Baik dan Sopan, Bobotoh 16 Tahun yang Tewas di Bogor Bikin Teman Sekampung Tak Percaya