SuaraBogor.id - Banyak yang menyepelekan dan menanti-nanti meminum air. Tentu, kebiasaan itu sangat berbahaya bagi tubuh dan bisa menyebabkan dehidrasi, yang mana kadar cairan tubuh mencapai tingkat berbahaya.
Kala kadar cairan tubuh menjadi seperti itu, maka berisiko menyebabkan komplikasi serius, seperti cedera panas, kram panas, kelelahan atau serangan panas yang berpotensi mengancam jiwa.
Masalah dehidrasi ini biasa terjadi semua musim, tak hanya musim panas. Banyak orang cenderung tidak minum cukup air karena merasa tidak haus pada musim dingin.
Sedangkan, tubuh juga akan membutuhkan lebih banyak air untuk melawan suhu ketika musim panas, baik minum air putih, minum air hangat atau dingin.
Baca Juga: Curah Hujan Rendah, Petani Andalkan Embung untuk Dapatkan Pasokan Air
Perlu dipahami bahwa sekitar 70 persen tubuh kita terdiri dari udara dan menjaga fungsi internal agar berjalan dengan baik sehingga perlu menjaga jumlah cairan dalam tubuh.
Air memainkan beberapa peran penting dalam tubuh, yakni melumasi sendi, membentuk udara liur dan lendir, meningkatkan kesehatan kulit, pembantuan suhu tubuh dan mengeluarkan racun dari tubuh.
Suhu udara Anda bisa memengaruhi sistem pencernaan, sirkulasi dan memicu sakit kepala. Minum air hangat pun menjadi pilihan terbaik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Minum air dingin ketika musim panas mungkin menyegarkan, tapi tidak melembabkan atau menghidrasi tubuh seperti air hangat.
Air dingin hanya bisa mengatasi dahaga dan tidak akan menghidrasi tubuh. Jika Anda minum air hangat, air akan mengalir ke seluruh bagian tubuh akan terhidrasi secara keseluruhan.
Baca Juga: Warga Protes Tarif Air Melonjak, Ombudsman Uji Layanan PDAM Tirtanadi
Sedangkan dilansir dari Times of India, minum air dingin akan membuat pembuluh mengerut dan tidak bisa mencapai setiap sel tubuh yang dehidrasi.
Berita Terkait
-
20 Ribu Warga Berkunjung ke TMII, Air Mancur Goyang dengan Drone Show Digelar Selama Libur Lebaran
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Tak Lagi Khawatir Kekeringan Air, Pertamina Bangun Sanitasi Air Bersih di 131 Daerah
-
Harga Tiket Lion Air Jakarta-Makassar dan Jakarta Medan Terbaru
-
CEK FAKTA: Raffi Ahmad Sebut Air Garam Bisa Atasi Diabetes
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan