SuaraBogor.id - Dua orang simpatisan Habib Rizieq Shihab reaktif COVID-19 saat hadiri sidang. Hal itu diungkapkan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan.
Simpatisan mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) tersebut nekat hadiri persidangan Habib Rizieq Shihab atas kasus protokol kesehatan. Mereka reaktif COVID-19 hasil tes rapid antigen.
Diketahui, kedua simpatisan tersebut mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada Jumat, 19 Februari 2021.
Ada sekitar 37 orang yang berada pada kantor Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang merupakan simpatisan Habib Rizieq Shihab.
"Kronologinya pukul 09.10 WIB ada kerumunan massa dari luar kota tepatnya dari Bandung, Tasikmalaya, Ciamis dan Bogor. Ada sekitar 37 orang sehingga ada kerumunan," ucap Erwin, dikutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Minggu (21/3/2021).
Oleh karena itu, Erwin mengatakan bahwa pihaknya akan meminta simpatisan yang hadir untuk melaksanakan rapid test antigen COVID-19.
Menurutnya, pihaknya telah berkali-kali meminta kerumunan untuk bubar tapi tak diindahkan oleh orang-orang tersebut.
"Kami mengingatkan mereka (simpatisan Rizieq) sampai tiga kali, terkait penanggulangan kerumunan dan prokes, kami berusaha untuk mengimbau terlebih dahulu, ternyata tidak bubar juga, sehingga ada beberapa yang diamankan dan dibawa ke Polres," ucap Erwin.
Warganet pun mengomentari perihal kabar ini, dengan menyayangkan sikap kerumunan simpatisan Rizieq yang enggan menaati peraturan.
Baca Juga: Andi Arief: Perlakuan Terhadap HRS Sangat Tidak Adil
"Ada apa dengan tren pecundang oh pecundang ini?" komentar warganet.
"Emang pada goblok, ngumpul-ngumpul nggak penting di musim Pandemi. Kalau Covid nggak kelar-kelar paling yang salah Jokowi lagi," cibir warganet lainnya.
"Ada saja masalah yang ditimbulkan simpatisan Rizieq Shihab, yang langgar protokol kesehatan, sehingga Polres Jaktim ciduk 32 simpatisan Rizieq, diantara simpatisan tersebut dua orang positif Corona," tutur warganet lagi.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
-
Bantah Jadi Pembisik Prabowo Soal Yaman, Dudung Beri Pesan Menohok ke Habib Rizieq: Jaga Mulut
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor