SuaraBogor.id - Seorang driver ojek online, Iwan Suranta Nainggolan (43), warga Jalan Anggrek, Gang Manis, Lingkungan II, Kelurahan Pahlawan, tewas usai ditusuk pedagang daging ayam.
Driver ojek online tewas, usai mengalami tusukan sebanyak tiga kali oleh pedagang daging ayam bernama Riki Dermawan (22).
Diketahui, pelaku pembunuh driver ojek online itu nekat melakukan aksinya karena kalah saat bermain judi, dan ternyata pelaku Riki Dermawan yang merupakan warga Jalan H Hasan, Kelurahan Limausunde, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai ini ternyata berprofesi sebagai pedagang daging ayam di Pasar Tavip Kota Binjai.
Informasi yang berhasil dihimpun digtara.com -jaringan Suara.com Rabu (24/3/21) malam, dalam kesehariannya, tersangka termasuk orang yang pendiam.
Baca Juga: Polisi Tangkap Pembunuh Driver Ojol di Binjai
“Dia itu jarang ngomong. Kadang bicara hanya seperlunya saja,” ujar sumber yang enggan disebutkan namanya.
Meski tergolong orang pendiam, namun tersangka tetap bergaul dan berbaur dengan teman sebayanya seperti kebanyakan orang.
“Dia kalau kesehariannya ya seperti biasa. Tetap bergaul dan nongkrong sama teman-teman sekampungnya,” ucapnya.
Bahkan, sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Binjai, tersangka juga tetap bergaul dengan teman-teman sekolahnya.
“Waktu kami dengar kabar kalau pelaku pembunuhan itu adalah Riki Darmawan, kami sempat terkejut. Sebab kami menilai kalau dia itu orangnya tidak akan nekat melakukan hal itu,” tandasnya.
Baca Juga: Peselancar Tewas Tersambar Petir, Ibunda: Dia Akan Beristirahat di Laut
Sebelumnya, Satuan Reskrim Polres Binjai akhirnya berhasil menangkap seorang pelaku pembunuh driver ojek online, Iwan Suranta Nainggolan di Jalan T Amir Hamzah, Gang Martini, Lingkungan I, Kelurahan Jati Karya, Kecamatan Binjai Utara, Jumat (19/3/2021).
Berita Terkait
-
Korban Tewas Akibat Gempa Myanmar Capai 3.000, Gencatan Senjata Diumumkan Demi Penyelamatan
-
Gempa Myanmar Renggut 2.800 Lebih Nyawa Manusia, Berapa Orang WNI?
-
Wanita ML di Makassar Tewas, Polisi: Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi
-
Gempa Magnitudo 5 Guncang Mandalay, Myanmar Kembali Bergetar
-
Myanmar Berkabung: 7 Hari Masa Berkabung Nasional Usai Gempa Dasyat
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti