SuaraBogor.id - Seorang warga Desa Cibeber, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat diduga motornya diambil paksa oleh oknum mata elang (Matel).
Matel ambil paksa motor itu mengaku, bahwa dirinya merupakan suruhan pihak leasing atau penyedia jasa layanan kredit kendaraan.
Keluarga korban yakni Iwan mengaku, Perampasan motor kreditan yang dialami oleh saudaranya baru-baru ini dilakukan ditengah keramaian pada siang hari, oleh pelaku yang berjumlah empat orang.
“Matel itu bagusnya diberantas saja, biar aman diwilayah Leuwiliang sampai Bogor,” kata Iwan kepada wartawan pada, Kamis (25/03/2021).
Bahkan, Iwan mengatakan, bahwa kawanan Matel itu kerap beroperasi diwilayah Leuwiliang tepatnya dipertigaan jalan lingkar Leuwiliang.
“Terutama, yang ada di Nangka Bongkok,” ucapnya.
Menurut Iwan, pengambilan secara paksa motor miliknya oleh para Matel dianggap sudah meresahkan. Pasalnya, kejadian tersebut bukan kali pertama. Namun, kurangnya pengetahuan masyarakat, membuat matel bebas mencari mangsa.
“Kemarin saudara saya dapat tuh, diuber sama 4 orang ditambah lagi dua orang. Dipaksa, sampe nangis saudara saya,” cetusnya.
Menanggapi hal tersebut, Praktisi Hukum Nurdin Ruhendi menegaskan, berdasarkan regulasi bahwa Matel itu tidak berhak untuk mengambil kendaraan di jalan raya.
Baca Juga: Bioskop di Bogor Mulai Didatangi Pengunjung Setianya
“Ini sudah masuk kepada delik pidana perampasan. Karena berdasarkan UU Fidusia harus ada kepastian Hukum atau penetapan pengadilan untuk eksekusi,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Laba Bersih FIF Tembus Rp4,63 Triliun Sepanjang 2025
-
Bek Jangkung Keturunan Sunda 195 Cm Kasih Puja Puji ke Timnas Indonesia, OTW Naturalisasi?
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Libur Imlek, Ribuan Kendaraan Serbu Puncak
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
5 Poin Penting Kronologi Pasutri di Cisarua Bogor Dibunuh Karyawan Sendiri Karena Sakit Hati
-
Cari Kerja di Bogor Sulit, Ini Jawaban Bupati Rudy Susmanto
-
Nasib Lahan Terdampak Lindi, Pemkab Bogor Janjikan Ganti Rugi di TPAS Galuga
-
Harmoni di Jalan Suryakencana, Parade Cap Go Meh Bogor 2026 Digelar Usai Tarawih
-
Pasutri Asal Cisarua Ditemukan Tak Bernyawa di Halaman Bangunan Kosong