SuaraBogor.id - Sebuah video yang mempertontonkan puluhan siswa meminta agar Habib Rizieq Shihab dibebaskan viral di media sosial.
Para siswa itu meminta, agar kasus yang saat ini menjerat Habib Rizieq Shihab terkait kasus kerumunan di Petamburan, RS Ummi Bogor dibebaskan dari tuduhan.
Dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, video itu viral usai dibagikan seorang netizen pengguna Twitter Presiden Runner Up.2, seperti dilihat pada Kamis 1 April 2021.
Dalam narasi unggahannya, netizen itu menyebut aksi siswa yang membela Habib Rizieq tersebut merupakan bentuk lahirnya radikalisme di Indonesia.
"Dunia pendidikan dan Pemuka agama adalah awal dari lahirnya para radikalisme, jika dua hal ini bisa di atasi maka permasalahan radikalisme di negeri ini akan berkurang," ujar netizen itu.
Ia pun menilai, percuma radikalisme dikutuk apabilah dunia pendidikan dan pemuka agama tidak diperbaiki.
Menurutnya, kedua hal itu merupakan celah yang digunakan para teroris untuk merekrut orang-orang yang akan melanjutkan misi mereka.
"Percuma kutak kutuk jika 2 hal ini tidak diperbaiki, celah ini yang akan terus digunakan para teroris untuk lanjutkan misinya," ungkapnya.
Dalam video itu, tampak puluhan siswa tersebut berbaris berkumpul. Sementara di depan mereka, terlihat satu orang pria berbaju hitam.
Baca Juga: Menpan RB kepada ASN: Tantangan yang Mengancam Adalah Radikalisme Terorisme
Pria itupun kemudian mengutarakan pembelaannya terhadap Habib Rizieq Shihab. Ia dan puluhan siswa siswi tersebut meminta kepada rezim agar segera membebaskan Eks Imam Besar FPI itu.
"Kami para pemuda dan siswa siswi SMA Ulakan Tafakkis meminta kepada rezim bebaskan imam besar kami Habib Rizieq Shihab. Takbir!," seruannya.
Berita Terkait
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Viral Momen IShowSpeed Jadi 'Presiden FIFA Dadakan', Tapi Cuma 5 Menit
-
Siapa Sudaryono Wamentan? Ini Biodata dan Perjalanan Karier Mas Dar
-
Viral Tawuran Berujung Curanmor di Karawang: Satu Pelaku Ditangkap, Polisi Buru Komplotan Lain
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir
-
Catat Tanggalnya! Mulai 20 Juni, Kebun Raya Bogor Hadirkan Pameran Hasil Bumi
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat