SuaraBogor.id - Seorang pria tewas usai ditikam tetangganya sendiri menggunakan senjata tajam.
Pria tewas dibunuh tetangganya itu terjadi pada Minggu (4/4/2021) kemarin.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Suasa Selatan Pasar 3 Kelurahan Mabar Hilir.
Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Edy Safari, mengatakan, kronologis korban MAS alias Akbar (24) tewas usai ditikam oleh tersangka, R (37) dibagian paha belakang sebelah kiri.
“Iya benar korban tewas setelah ditikam oleh tersangka R, di bagian paha belakang sebelah kiri,” ujarnya, dilansir dari Digtara.com -jaringan Suara.com, Senin (5/4/2021).
Kejadian bermula pada pukul 01.00 dini hari. Tersangka datang bersama rekannya ke rumah korban dengan membawa sebilah pisau.
“Setelah menemui korban, tersangka kemudian mengacungkan pisau miliknya ke arah korban,” katanya.
Melihat itu, korban langsung lari dan dikejar oleh tersangka dan rekannya. Namun, pada saat berlari, korban terjatuh hingga tersungkur ke atas tanah.
“Pada saat si korban jatuh, tersangka langsung menikam paha sebelah kiri korban dan langsung pergi meninggalkan lokasi,” terang Kapolsek.
Baca Juga: Pria Muda Tewas Bersimbah Darah usai Ditikam, Polisi Buru Tetangga
Melihat kejadian itu, warga kemudian berniat membawa korban ke Rumah Sakit Imelda untuk mendapatkan perawatan medis. Namun selama di perjalanan nyawanya sudah tak tertolong.
Diduga, korban meninggal karena terlalu banyak mengeluarkan darah.
Polisi yang mendapat laporan langsung turun ke lokasi kejadian melakukan penyelidikan dan berkordinasi dengan Identifikasi Polres Pelabuhan Belawan.
“Serta membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi,” lanjut Kapolsek.
Sementara, kedua tersangka saat ini dalam pengejaran pihak kepolisian.
“Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap tersangka, dan untuk korban kami serahkan ke keluarganya,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
Pria di Depok Tewas Ditusuk Saat Tertidur Pulas, Pelaku Teriak 'Gua Orang Lampung'
-
Polisi Tunggu Labfor Kasus Kematian Sekeluarga di Warakas, Tak Mau Terburu-buru Tarik Dugaan Pidana
-
Teriakan di Gang 10: Teka-teki Keracunan Satu Keluarga di Warakas, Bunuh Diri atau Pembunuhan?
-
Balita 4 Tahun Kena Peluru Nyasar Tawuran di Medan, KemenPPPA: Ini Ancaman Nyata Bagi Anak
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Mencari Kebenaran di Balik Asap Nanggung Bogor, Akankah Ada Temuan di Lubang-lubang Tikus?
-
Polres Bogor Telusuri Asap Misterius di PT Antam
-
Klarifikasi PT Antam: Tidak Ada Ledakan dan Korban Jiwa, Operasional Berjalan Normal
-
Viral 700 Orang Terjebak Gas Beracun di Antam Pongkor? Ini Kata Bupati Rudy Susmanto
-
Bukan 700 Nyawa Melayang, Ternyata Ini Arti 'Angka Keramat' yang Bikin Heboh Tambang Antam Bogor