SuaraBogor.id - Direktur PT. CPP, AD (43) berhasil diamankan polisi lantaran terlibat kasus penipuan Perumahan Cibinong Lakeside, di Kampung Cipayung, Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Akibat ulahnya yang melakukan penipuan tersebut, membuat konsumen (korban) merugi mencapai Rp 435 juta dengan harga rumah senilai Rp 1,65 miliar. Kini, Direktur Perumahan Cibinong Lakeside diringkus Polisi.
“Dari hasil penyelidikan, korban menyampaikan bahwa sekitar bulan Maret 2017, korban ini melihat perumahan Cibinong Lakeside. Nah, dari situ korban tertarik memiliki salah satu unit di perumahan tersebut,” kata Kapolres Bogor, AKBP Harun, Kamis (15/4/2021).
Harun menuturkan, korban sempat mendatangi kantor pemasaran di Kampung Cipayung, Kecamatan Cibinong. Di saat itu pula korban mengakui tertarik untuk memiliki kavling perumahan tersebut. Sehingga, katanya, korba juga sepakat dengan harga awal Rp. 1,8 miliar dengan luas 120 – 150 meter persegi.
“Dari harga tersebut korban mendapatkan diskon hingga Rp 1,65 miliar disepakati dan dibuatkan surat pemesanan rumah per tanggal 31 Maret 2017,” tuturnya.
Ia memaparkan, berlanjut setelah kesepakatan saat ketertarikan korban kepada kavling perumahan tersebut. Sejumlah besaran total harga dan cara pembayarannya pun telah ditentukan.
“Sudah ada kesepakatan dan korban transfer sebanyak delapan kali transaksi sampai bulan 5 Juli 2018. Pada saat itu korban melihat perumahan tersebut, ketika ditanyakan kavling yang diangsur, diketahui kavling ini dijual kembali. Kemudian korban datang ke marketing mencari kebenarannya,” paparnya.
Korban pun merasa dirugikan dan ada kesepakatan akan dibayar oleh pengembang, namun sampai saat ini belum ada kejelasan, sehingga pada 29 Mei korban melaporkan kejadian ini.
“Kemudian kami melaksanakan penyidikan dan penangkapan pelaku bernama AD ini. Dia seorang direktur di PT Cirendeu Prima Property (CPP) sekaligus pengembang Cibinong Lakeside,” tukasnya.
Baca Juga: 4 Ruko di Pasar Cibinong Bogor Hangus Terbakar
Kontributor : Regi Pranata Bangun
Berita Terkait
-
Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers
-
Waspada! Ada Penipuan Investasi Aset Kripto, Begini Modusnya
-
6 Tahun Berjuang, Korban KSP Indosurya Sedikit Bernafas Lega Usai Terima Pencairan Dana Pertama
-
Siap-siap Ditagih, BPA Kejagung Bakal Lacak Aset Debitur KSP Indosurya yang Ogah Bayar Utang
-
Gedung hingga Mobil Dilelang, Kejagung Bagi Rp229 M ke Korban Indosurya
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
333 Kebakaran Terjadi dalam Tiga Bulan di Kabupaten Bogor, 199 Kasus Melanda Lahan Terbuka
-
Santri Bogor Dituntut Melek AI, Kemenag: Program Khusus Belum Ada
-
Update Dugaan Keracunan MBG di SMPN 2 Cisarua Bogor: Satu Orang Masih Dirawat
-
Saat Pesantren dan Ormas Islam Jadi Pahlawan Pendidikan di Pelosok Bogor
-
Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas Belanja di Gunungsindur Bogor