SuaraBogor.id - Jozeph Paul Zhang resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian RI. Dia diketahui telah melakukan dugaan penodaan atau penista agama dan UU ITE.
Penetapan tersangka Jozeph Paul Zhang itu diumumkan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Rusdi Hartono.
Dia mengatakan, bahwa saat ini Jozeph sudah menjadi tersangka ketika Polri memasukkannya ke dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Iya, sudah jadi tersangka ketika dimasukkan sebagai DPO. Untuk penetapannya kemarin, 19 April 2021," ujar Rusdi melalui pesan teks dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Selasa, (20/4/2021).
Seperti yang kita tahu, nama Jozeph Paul Zhang memang ramai dibicarakan belakangan ini usai mengaku sebagai nabi ke-26.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam forum diskusi via Zoom yang juga ditayangkan di kanal YouTube pribadi miliknya.
Selain itu, Jozeph pun dengan berani menantang siapa saja yang melaporkan dirinya ke kepolisian akan mendapatkan uang sebesar satu juta rupiah.
Atas perbuatannya, Jozeph lantas disangkakan dengan Pasal 28 Ayat (2) UU ITE dan Pasal 156a KUHP.
"Unsur pasal yang bisa dikenakan, pertama ujaran kebencian dalam UU ITE, dan juga penodaan agama yang ada di KUHP," pungkas Rusdi Hartono.
Baca Juga: DPR: Penetapan Tersangka Harus Dibarengi Penutupan Medsos Milik Jozeph Paul
Adapun keberadaan Jozeph Paul Zhang saat ini diduga berada di Jerman, meski Mbah Mijan sempat mengunggah sebuah video bahwa ia tengah berlibur di Belanda.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menyatakan bahwasanya Jozeph sudah keluar dari Indonesia sejak 2018 menuju Hongkong.
Nah, menanggapi hal tersebut, rupanya cukup banyak netizen yang protes dan seolah tak terima.
Mengapa? Karena mereka berpikir ini tidaklah adil lantaran pihak-pihak yang menistakan agama lain selain Islam hingga saat ini masih bebas berkeliaran, contohnya Yahya Waloni.
"ini kan gak adil, banyak mualaf yg menghina kristen tak pernah di tangkap...!!!" komentar netizen dengan akun Hadi Salim.
"Waloni gimana pak polisi?????" tanya akun Alex Xanderson.
"Penistaan agama hindu kok gak ad d proses?" timpal akun Hilang.
"Cepet jg jd tersangka, yg desak darmawati ko lama jadi tersangka, sama2 penista agama," tanggap akun Pinanggih Catur Waluyo.
"Luar biasa kerjanya Polri... tapi jangan lupa pak pol masih banyak yg berprilaku spt Paul bpk hrs segera juga tetapkan sbg tsk," ujar akun Nesy Arnaya.
Berita Terkait
-
Pelarian Berakhir! Bandar Sabu Penyuplai Eks Kapolres Bima Diringkus Saat Hendak Kabur ke Malaysia
-
Jadi Tersangka KPK, Gus Yaqut Jelaskan Perihal Pembagian Kuota Haji
-
Richard Lee Akhirnya Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Pastikan Produk yang Dijual Sesuai BPOM
-
Kejar Maling Pakai Parang, Kakek Herman Jadi Tersangka, Hotman Paris Siap Membela
-
Menang Praperadilan, Polisi Cekal Richard Lee ke Luar Negeri dan Siap Libatkan Dokkes Polda
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
BGN Sentil Menu Ramadan, Instruksikan SPPG Transparan Harga: Jangan Kirim Bahan Tak Layak
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan