Meski Nadiem memiliki foto sakti bersama Megawati, sayangnya hal tersebut dinilai tidak akan memengaruhi posisinya yang kuat diperkirakan masuk dalam daftar menteri yang akan terkena reshuffle oleh Presiden Jokowi.
Bahkan bos Gojek ini, menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, pertemuan tersebut bisa diartikan sebagai upaya Mendikbud Nadiem sebagai upaya mencari aman agar bebas dari reshuffle kabinet yang akan dilakukan Jokowi.
“Posisinya rawan di-reshuffle. Mungkin sedang minta dan cari dukungan ke PDIP dengan seolah-olah membahas program merdeka belajar dan soal Pancasila,” ujarnya.
Posisi Nadiem secara jelas tengah menunjukkan kekhawatiran atas rencana tersebut, bahkan menemui Megawati sebagai upaya mencari perlindungan agar tidak di reshuffle. Namun Ujang menilai, jika langkah tersebut akan sia-sia, sebab Nadiem sendiri lebih banyak membuat kontroversi dibanding prestasinya di Kemendibud.
“Layak tuk direshuffle. Dan rakyat pun banyak yang minta dia untuk di-reshuffle,” ucap Ujang Komarudin.
Tag
Berita Terkait
-
Megawati: Saya Bukan Musuh Prabowo!
-
PDIP Tegaskan Tutup Buku dengan Jokowi: Mau Pakai Jaket PSI, Itu Urusannya
-
Kritik Pengamanan Demo BEM UI, Megawati: Panggil Polisi Sini, Mau Tangkap Saya? Ayo!
-
Suara Lantang Megawati di Usia Mau 80 Tahun: Menolak Diam Saat Harga Pangan Mencekik Rakyat
-
Sentilan Megawati dari Blitar: Kita Belum Benar-Benar Merdeka Jika Tidak Waspada!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
Siap-siap Operasi Gabungan! Angkot Tua di Kota Bogor Bakal Dipaksa Berhenti Narik
-
Otak Pembacokan Sadis di Tanah Sareal Ternyata Residivis Begal, Libatkan Pelajar SMK
-
Nasib Ratusan Pedagang Pasca Penggusuran Jalur Puncak, Pasrah Kios Puluhan Tahun Rata dengan Tanah