SuaraBogor.id - Soal masyarakat dibangunkan sahur pakai toa saat ini ramai diperbincangkan. Tentu, hal itu mendapatkan sorotan dari berbagai pihak salah satunya dari pengacara Farhat Abbas.
Menurut Farhat Abbas, dirinya malah sangat keberatan dengan orang yang memang mempermasalahkan saat dibangunkan sahur pakai toa.
Farhat Abbas menegaskan, orang non-muslim saja tidak melalukan protes dan masih bisa tidur nenyak. Maka, tidak seharusnya muslim yang harus bangun sahur merasa terganggu.
"Gue malah terganggu sama orang-orang yang protes keras terhadap kegiatan bangunin sahur tersebut," kata Farhat Abbas, dilansir dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Minggu (25/4/2021).
"Yang beda agama aja gak protes dan bisa tidur nyenyak? Kok yang harus bangun sahur merasa terganggu," sambungnya.
Dia menganggap bahwa dibangunkan sahur dengan toa merupakan bentuk semangat dan gotong royong dalam Islam, termasuk untuk suasana Ramadhan.
"Gue nggak pernah terganggu ama Toa ataupun orang-orang yang bangunin sahur. Karena itulah semangat dan gotong royong dalam Islam, sahur, dan Ramadhan," ungkap Farhat Abbas di Instagram Story-nya.
Seperti diketahui, sebelumnya netizen sedang ramai membicarakan Zaskia Adya Mecca yang memprotes soal cara membangunkan sahur yang berteriak keras menggunakan toa.
Menurutnya, cara itu tidak etis. Terlebih dilakukan di tengah masyarakat yang mejemuk dari segi agama.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Karawang Minggu 25 April 2021
Protes Zaskia itu menimbulkan pro dan kontra dalam masyarakat, ada yang mengaku mengalami hal yang sama dan mendukung, namun ada pula yang mengecam.
Sebagian juga mengungkit kembali kejadian beberapa tahun yang lalu saat seorang perempuan dari agama minoritas dipenjara karena meminta volume toa masjid dikecilkan.
Berita Terkait
-
Minta Maaf Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Cut Rizki Tetap 'Dirujak'
-
Ketika para Superhero Berbagi Takjil untuk Buka Puasa
-
Viral Video Remaja Banyumas Pukul Kepala Temannya karena Tak Puasa
-
Viral Pernyataan Influencer Cut Rizki Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Langsung Tuai Kritik Pedas
-
Waktu Sahur Sampai Jam Berapa? Ini Batas Akhirnya Menurut Ulama
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Jangan Sampai Kehabisan! Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Dibuka, Cek Daftar Instansinya di Sini
-
File APK Palsu Kuras Rekening di Batang, Pakar Imbau Nasabah Waspada
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari