SuaraBogor.id - Gubernur Jabar Ridwan Kamil berkomentar Persib kalah dan pendukungnya, bobotoh ngamuk dengan merusak fasilitas umum dan privat. Ridwan Kamil pun geram dengan aksi penyerangan oleh bobotoh Persib ke Plat B.
Ridwan Kamil menilai bobotoh seharusnya tetap mendukung Persib Bandung. Jangan saat menang saja, tetapi harus juga mendukung saat sedang tidak menang atau kesusahan.
"Jadi, mereka yang tidak bisa menerima kekalahan dan melampiaskan kekecewaaan dengan merusak serta melanggar hukum, itu meunurut saya itu orang akhlak tidak baik dan buruk," katanya.
"Jaga jabar yang bagus kondusifitas ini dirusak oleh hal-hal tidak baik," lanjutnya.
Ridwan Kamil menilai perkara ini seharusnya memang masuk ke ranah pidana.
"Ini polisi lakukan tidanakan hukum, kita harus tegas," katanya.
Ridwan Kamil mengingatkan, menang kalah dalam kehidupan biasa saja. Apalagi, sekarang juga baru Piala Menpora bukan liga, masih pramusim.
"Bobotoh jangan diulangi, ditiru, ini menang kalah biasa, menang jangan jumawa, kalah jangan kecewa," katanya.
Baca Juga: Minta Maaf, PSSI Sayangkan Sikap Suporter Persija - Persib
Berita Terkait
-
Klarifikasi Ayu Aulia soal Rahim Diangkat, Bukan Cuma Karena Faktor Dihamili Bupati R
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Ayu Aulia Ngaku Cuma Halu Dihamili Pejabat: Kan Keren Kalau Hamil sama Bupati
-
Marcos Reina Mau Ngotot ke Persija Jakarta, Perbaiki Klasemen Akhir Super League
-
Ngaku Dihamili Ridwan Kamil hingga Bupati Bintan, Ayu Aulia Minta Maaf: Itu Cuma Halusinasi
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Ingatkan Bupati dan DPRD, KPK Turun Tangan Benahi Perencanaan Anggaran di Kabupaten Bogor
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar