SuaraBogor.id - Satgas COVID-19 Cianjur mengaku kesulitan untuk pendataan warga lanjut usia (Lansia), dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
Hal itu menyebabkan, vaksinasi COVID-19 untuk lansia di Cianjur belum juga tercapai target semestinya.
Padahal, jumlah lansia di Kabupaten Cianjur termasuk banyak di Jawa Barat, yakni sebanyak 220 ribu orang.
“Kami akui untuk lansia ini cakupannya masih kriang, kurang ini lansia. Padahal jumlahnya mencapai ratusan ribu orang atau 10 persen dari jumlah penduduk Cianjur,” kata Yusman Faisal disitat dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Rabu (28/4/2021).
Yusman mengakui kalangan lansia yang mendapatkan vaksin COVID-19 belum maksimal. Namun pihaknya akan terus berupaya mencapai target vaksinasi.
“Setelah Ramadan ini dilakukan kembali pendatan dan penjaringan secara maksimal untuk masuk dalam kegiatan vaksin,” terang.
Saat ini, ungkap Yusman, cakupan sasaran vaksinasi di Kabupaten Cianjur telah mencapai sekitar 50 ribu orang dari berbagai kalangan, di antaranya kalangan tenaga kesehatan, pelayan publik, guru, serta lansia.
Berita Terkait
-
Staf Ahli TP PKK Yane Ardian Minta Pemda Perkuat UP2K dan Berdayakan Lansia
-
Geger! Bau Menyengat di Pinang Ranti Ternyata Jasad Lansia Sebatang Kara
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Indonesia Mulai Menua, BPS Catat Lansia Tembus 11,97 Persen
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Ingatkan Bupati dan DPRD, KPK Turun Tangan Benahi Perencanaan Anggaran di Kabupaten Bogor
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar