SuaraBogor.id - Polres Bogor akan melakukan pengetatan di titik-titik penyekatan untuk memantau mobilitas masyarakat, terkait larangan mudik 2021.
Hal itu diungkapkan Kapolres Bogor, AKBP Harun. Menurutnya, polisi akan melakukan patroli surat Swab Antigen terutama di wilayah Puncak Bogor.
Partoli bertujuan untuk memastikan pemudik di luar Kabupaten Bogor, sudah mengikuti prosedur yang berlaku di Kabupaten Bogor.
Polres Bogor bersama beberapa stakeholder terkait akan melakukan penyekatan pemudik di sekitar Jabodetabek, ketika masuk Bogor wajib bawa surat Swab antigen dan surat vaksinasi covid-19 bagi yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Bogor.
“Nanti juga ada mobile antigen, kalo ada masyarakat atau warga yang masih bisa menembus pos-pos penyekatan ini, kita akan gunakan juga mobile rapid antigen, dimana ada kerumunan nanti kita cek surat swab antigen,” ujar AKBP Harun dilansir dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Jumat (30/4/2021).
Selain itu, Harun mengatakan, Patroli Surat Swab nanti ada sebanyak 8 titik penyekatan yang dilakukan di sekitar Kabupaten Bogor. Kedelapan titik tersebut berada di wilayah perbatasan.
“Cariu, Cigombong, Cisarua, Parung, Cileungsi, Jasinga dan Cibinong dan Megamendung,” katanya.
Untuk pelaksanaannya, Harun menjelaskan, titik penyekatan itu nanti dilakukan dengan sangat ketat, para petugas akan diaktifkan selama 1×24 jam.
“Untuk shift nya selama 1×24 jam ini akan ada petugasnya dengan shift-shift an yang akan kita jaga terus,” jelasnya.
Baca Juga: Malam Nuzulul Quran, Bupati Bogor Bagikan Rp 1,7 Miliar untuk 300 Hafiz
Kemudian Harun menegaskan, akan langsung memutar balikkan pemudik yang ada di luar Jabodetabek meski membawa surat rapid antigen maupun surat vaksinasi Covid-19.
“Kemudian yang diluar (Jabodetabek), langsung diputar balikkan karena memang larangan untuk melaksanakan mudik sudah jelas,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota
-
Awas Wajah Rusak! Bareskrim Bongkar 'Pabrik' Skincare Bermerkuri di Bogor, Dijual Murah Rp35 Ribu
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Tabung Gas Bocor, Sebuah Lapangan Padel Meledak di Kabupaten Bogor
-
Bintang RANS Simba Bogor Resmi Sandang Pangkat Letda TNI AD
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Penduduk Terbanyak se-Indonesia, Kabupaten Bogor Bakal Punya 1.000 Satuan Pelayanan Gizi
-
Viral Menu Buruk Makan Gratis, Kepala Badan Gizi: Itu Hanya Sebagian Kecil dari 25 Ribu Titik