SuaraBogor.id - Seorang pria asal Tasikmalaya nekat melakukan aksi pencurian di salah satu masjid. Pelaku yang diketahui berinisial AJ usia 41 tahun ini, nekat curi uang kotak amal Masjid.
Peristiwa pria Tasik curi kotak amal masjid itu terjadi di Masjid Assalam, Kampung Nusawangi Kulon, Kelurahan Nagarawangi, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jumat (30/4/2021).
Pria 41 tahun itu merupakan warga Cipedes, Kota Tasikmalaya tersebut pun diteriaki maling.
Mengetahui aksinya diketahui warga, pelaku kemudian kabur melarikan diri. Warga kemudian mengejar pelaku hingga akhirnya berhasil ditangkap di Jalan Veteran.
Salah seorang warga, Sopan sopian (18) mengatakan, warga melihat pelaku berada di masjid dan mencurigakan. Setelah dicek ternyata sedang mencongkel kotak amal.
"Pelaku kabur dan kami kejar hingga berhasil ditangkap dan diserahkan ke Polsek Cihideung," ujar Sopan.
Menurutnya, warga dan pengguna jalan yang mengetahui pelaku turut mengejar hingga akhirnya pelaku dapat diamankan.
"Beberapa hari terakhir memang suka terlihat bolak-balik masuk gang. Bahkan pelaku sempat ikut salat berjamaah. Rupanya sedang mengintai suasana masjid," ucapnya.
Sementara itu, pelaku berinisial AJ mengaku, dirinya sehari-hari berjualan air mineral di Alun-alun Kota Tasikmalaya. Namun, pada malam hari dirinya kerap keliling ke masjid-masjid untuk mengintai kotak amal.
Baca Juga: Jamaah Masjid Agung Solo Salat Gaib untuk Korban KRI Nanggala 402
"Sering pak. Banyak lokasinya. Paling sedikit uangnya Rp20 ribu dan paling banyak Rp800 ribu. Saya sudah 2 kali ketangkap warga," ujarnya.
Ia pun mengaku nekat mencongkel kotak amal dan mengambil uangnya untuk kebutuhan sehari-hari. "Saya butuh untuk makan dan baju lebaran," ungkapnya.
Kapolsek Cihideung Kompol Zenal Muttaqin melalui Kanit Reskrim Polsek Cihideung Iptu Ruhana Efendi mengatakan, pihaknya menerima penyerahan pelaku pencurian uang kotak amal masjid dari warga yang menangkapnya.
"Modus pelaku dengan mencapit uang dari kotak amal menggunakan lidi. Uang yang berhasil diambil dari kotak amal sebesar Rp142 ribu," ujar Ruhana.
Ia menuturkan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan memanggil korban atau pengurus masjid dan memintai keterangan korban.
"Kami masih juga akan panggil keluarga pelaku untuk dimintai keterangannya," kata dia.
Berita Terkait
-
Paus Leo ke Masjid Agung Aljazair: Assalamualaikum
-
5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa
-
Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?
-
Provokasi Zionis! Menteri Keamanan Israel Berdoa di Area Khusus Muslim Masjid Al Aqsa
-
BRI Buka Program Donasi 3 Masjid Pertama Indonesia di 3 Benua
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
5 Fakta Mengejutkan Skandal Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa IPB
-
IPB University Usut Tuntas Dugaan Pelecehan Seksual: Sanksi Berat Menanti Pelaku
-
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kawal Kasus Pungli Kemenag: Harus Transparan
-
Setelah UI Kini IPB, Skandal 'Grup Chat' Mahasiswa Bongkar Dugaan Predator Seksual di Kampus
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia