SuaraBogor.id - Istri pimpinan Kekaisaran Sunda Nusantara yakni Muniroh enggan memberikan tereangan lebih jelas, terkait suaminya yakni Panglima Alex Ahmad Hadi.
Bahkan, saat ditemui di kediamannya yang beralamat di Jalan Ciliwung, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, Muniroh dengan tegas menolak untuk di wawancara.
Dia beralasan bahwa istri dari pimpinan Kekaisaran Sunda Nusantara tersebut saat ini tidak menerima tamu.
"Gak ada dari pagi bapak (Alex)," kata Muniroh kepada wartawan, Kamis (6/5/2021).
Muniroh menerangkan, suaminya pergi sejak pagi karena ada urusan. Bahkan ia menolak untuk menerima tamu.
"Saya gak terima tamu ya," ucap Muniroh tegas sambil mengacung tangan dari jauh.
Ketika awak media mengambil foto. Sang istri Panglima pun menolak untuk difoto.
"Sudah dibilang jangan difoto," tegas dia sambil masuk ke dalam rumah dan menutup pintu.
Diberitakan sebelumnya, usai Sunda Empire kini muncul Negara Kekaisaran Sunda Nusantara. Hal itu terkuak usai Rusdi Karepesina (55) pengemudi Pajero Sport SN 45 RSD terjaring razia.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca BMKG 7 Mei : Bogor-Depok Hujan
Kekinian, ternyata Negara Kekaisaran Sunda Nusantara ada di Depok. hal itu diungkapkan Rusdi Karepesina, dia mengatakan, bahwa pimpinannya itu merupakan warga Depok bernama Alex Ahmad Hadi Ngala.
Kaisar tersebut tinggal di wilayah kali Ciliwung Depok, Jawa Barat.
"Saya nggak tau (alamat lengkapnya) hanya di Kali Ciliwung Depok. Bupati juga walikota juga tahu kok," kata Rusdi Karepesina dilansir dari Suara.com, Kamis (6/5/2021).
Berita Terkait
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka
-
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Tuntut Transparansi dan Sanksi Tegas
-
Suara dari Sungai Ciliwung: Ketika Warga Menggantikan Peran Negara
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Sentul City Jadi Basis Penipuan Daring, 13 WNA Jepang Diusir dari Indonesia
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan
-
Penduduk Terbanyak se-Indonesia, Kabupaten Bogor Bakal Punya 1.000 Satuan Pelayanan Gizi
-
Viral Menu Buruk Makan Gratis, Kepala Badan Gizi: Itu Hanya Sebagian Kecil dari 25 Ribu Titik