SuaraBogor.id - Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Bogor nyatanya telah lebih dulu menetapkan Hari Raya Idul Fitri, Selasa (11/5/2021). Hal itu berbanding terbalik dengan Hari Lebaran yang telah ditetapkan pemerintah yakni Kamis (13/5/2021).
Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Bogor yang berlokasi di Kampung Pasirjaya, Desa Pasirjaya, Kecamatan Cigombong, diketahui mulai menyebar di wilayah Kabupaten Bogor, sejak 2006 silam.
Ciri khas dari mereka seringkali berbeda dengan pemerintah dalam menetapkan hari-hari perayaaan bagi umat Islam.
Seakan tak pernah sejalan. Dalam menentukan awal mulai Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri. Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Bogor, menentukan 1 syawal lebih awal dari pemerintah.
"Kami kemarin (Selasa 11/5/2021, red) sudah melakukan sholat Ied," kata seorang petugas di Rumah Ibadah Suluk Darussalam, Yusri, Rabu (12/5/2021).
Kendati begitu, Yusri mengakui, jumlah jemaah yang turut serta melaksanakan Salat Idul Fitri di Rumah Ibadah Suluk Darussalam, Cigombong, Kabupaten Bogor, menurun drastis.
"Tidak banyak yang datang dari luar kota, mungkin karena Pandemi, jadi ada pembatasan jamaah," kata Yusri.
Bedasarkan informasi yang dihimpun, selain Rumah Ibadah Suluk Darussalam di Cigombong, terdapat dua tempat lainnya yang menjadi pusat Kajian Naqsabandiyah Al Kholidiyah Jalaliyah di Indonesia.
Diantaranya, Bandarrejo Simalungun Sumatera Utara dan Kandis di Riau. Dua lokasi itu juga menjadi pusat kajian aliran tarekat yang berpegang teguh pada Madzhab Imam Syafi’ie tersebut.
Baca Juga: Selama Libur Lebaran KRL Jabodetabek dan Yogya Tetap Beroperasi
Kontributor : Regi Pranata Bangun
Berita Terkait
-
Ini Daftar Program Pemerintah yang Buat Pemudik Merasa Terbantu Menurut Survei Indikator
-
Survei Indikator: Mayoritas Pemudik Nilai Lalu Lintas Lancar dan Kecelakaan Menurun
-
Pertama di Indonesia, Restoran Cepat Saji Gelar Open House Lebaran di 10 Kota
-
Bintang RANS Simba Bogor Resmi Sandang Pangkat Letda TNI AD
-
Satria Muda Kalah dari RANS Simba, Djordje Jovicic Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
BRI Holding Ultra Mikro Perluas Sinergi Global Lewat Kemitraan Pegadaian - SMBC
-
BRI Raih Pengakuan Global Melalui Pemeringkatan Brand Finance Global 500 2026
-
Sembunyi di Nambo, Pengedar Obat Ilegal Skala Besar Diciduk Polsek Klapanunggal
-
Warga Bogor Siap-Siap! Ini Bocoran Rute dan Skema Bus Listrik Gratis BojonggedeSentul
-
Investasi Berdarah di Babakan Madang: Korban Dianiaya, Dirampok Rp125 Juta Pakai Uang Mainan