SuaraBogor.id - Sebanyak 542 pemudik diputar balik kembali pihak kepolisian pada arus balik mudik lebaran 2021 di Depok. Dari ratusan tersebut dinyatakan dua orang reaktif Covid-19.
Penyekatan yang dilakukan pihak kepolisian itu di wilayah Sawangan, Depok, Jawa Baat.
Para pemudik tersebut langsung dites Covid-19. Dari total 542 pemudik yang diswab antigen, 2 di antaranya dinyatakan reaktif Covid-19.
“Untuk yang hasilnya positif maupun reaktif, langsung diarahkan ke Puskesmas sesuai dengan alamat tempat tinggal,” ujar Kapolsek Sawangan AKP Rio Mikael Tobing dalam keterangannya, dilansir dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Kamis (20/5/2021).
Hari pertama penyekatan arus balik di Sawangan pada Minggu (16/5), polisi menyekat 111 pemudik. Dari hasil pemeriksaan swab antigen, seluruhnya dinyatakan nonreaktif.
Selanjutnya, pada Senin (17/5), ada 121 pemudik yang tiba dan langsung diswab antigen. Hasilnya, satu orang dinyatakan reaktif.
Berikutnya, pada Selasa (18/5), 310 pemudik diswab antigen. Salah satu dari 310 orang dinyatakan reaktif COVID.
Pelaksanaan swab antigen ini dilaksanakan di pos penyekatan, maupun dengan mendatangkan petugas dari Kampung Tangguh Jaya.
“Pelaksanaan swab antigen di wilayah hukum Kecamatan Sawangan Bojongsari, dilaksanakan di pos penyekatan, dan di Polsek Sawangan, dan pelaksanaan mobile ke Kampung Tangguh Jaya di daerah Kecamatan Sawangan dan Bojongsari, swab antigen gratis untuk masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Megawati Curhat, Ngaku Jengkel Lihat Warga Mudik Tak Patuhi Prokes
Pemeriksaan swab antigen bagi pemudik ini dilakukan hingga 24 Mei mendatang. Rio menyebut pihaknya akan terus mengawasi pergerakan pemudik yang kembali ke Depok melalui Jalan Raya Parung.
“Kegiatan dilaksanakan hingga tanggal 24 guna mengantisipasi arus balik pemudik yang memasuki wilayah Depok melalui Jalan Raya Parung,” pungkas Rio.
Berita Terkait
-
Bukan Granat Aktif! Benda di Drone Teror Advokat Depok Hanya Replika
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Hitung Kebutuhan Warga Sejak Lahir, Kemendukbangga Luncurkan Peta Jalan Kependudukan Presisi