SuaraBogor.id - Kasus Covid-19 di Perumahan Griya Melati Bubulak Kota Bogor, Jawa Barat, kembali bertambah, Senin (31/5/2021).
Ada tiga orang tambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 menjadi 94 orang di Perumahan Griya Melati Bogor, sedangkan yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 bertambah 12 orang sehingga menjadi 29 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno di Kota Bogor, Senin, mengatakan dengan adanya tambahan tiga kasus positif serta sembuh 12 kasus, maka warga perumahan tersebut yang masih sakit dan dalam perawatan ada 65 orang.
Menurut Retno, panggilan Sri Nowo Retno, tambahan tiga kasus positif COVID-19 yang baru terkonfirmasi positif dari hasil penelusuran dan tes swab PCR dari warga perumahan tersebut yang sebelumnya tidak melapor ke tim Satgas Penanganan COVID-19 tingkat RW maupun ke puskesmas setempat.
Ketiga orang warga tersebut, setelah diketahui positif COVID-19, kemudian dievakuasi ke Pusat Isolasi COVID-19 Kota Bogor di Gedung Pusdiklat BPKP di Ciawi Bogor.
Sedangkan, 12 orang warga yang dinyatakan sembuh, telah menjalani tes swab antigen lagi dan hasilnya semua negatf. "Sebanyak 12 orang yang dinyatakan sembuh telah dikembalikan ke rumahnya masing-masing di perumahan tersebut, pada Minggu (30/5) malam," katanya.
Menurut Retno, warga yang telah sembuh dan kembali ke rumah wajib menjalani isolasi mandiri di rumah selama lima hari.
Sebelumnya, pada Sabtu (29/5), sebanyak 16 orang warga dinyatakan sembuh dari terpapar COVID-19 dan mereka juga telah dikembalikan ke rumahnya masing-masing.
"Warga yang sembuh sebelumnya, juga wajib menjalani isolasi mandiri di rumahnya selama lima hari," katanya. [Antara]
Baca Juga: Wilayahnya Di-lockdown, Warga Ciracas yang Positif Covid-19 Tersisa 5 Orang
Berita Terkait
-
RANS Simba Bogor Datangkan 'Big Man' Serbia, Siap Guncang Putaran Kedua IBL 2026
-
Pelita Jaya Gacor! Raih 10 Kemenangan Beruntun di IBL 2026
-
Libur Imlek, Ribuan Kendaraan Serbu Puncak
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri