SuaraBogor.id - Sebuah bangunan Madrasah di Cianjur ambruk, atap bangunan sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda Jona yang ambruk itu berlokasi di Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Peristiwa atap bangunan Madrasar di Cianjur ambruk itu terjadi pada Senin (31/5/2021). Saat ini membutuhkan bantuan dari Pemerintah Cianjur.
Kepala MI Nurul Huda Jona Campaka, Tini Kartini mengatakan, robohnya atap bangunan sekolah terjadi karena memang kondisi bangunan yang sudah tua dan tidak adanya perhatian dari pihak pemerintah untuk merenovasi.
“Kondisi bangunan memang sudah tua dan lapuk, sehingga tidak layak digunakan. Alhamdulillah, pada saat kejadian tidak ada korban jiwa, karena sekolah sedang melaksanakan daring dan kejadiannya juga saat dini hari,” ujar Tini dilansir dari CianjurToday -jaringan Suara.com.
Ia pun menyebut, semua ruangan sekolah sudah tidak layak untuk digunakan, karena kondisi bangunan yang sangat memprihatinkan.
Bahkan, lanjutnya, jika hujan turun, genangan air pun akan masuk ke seluruh bangunan sekolah, sehingga pembelajaran pun kerap terganggu.
“Kami sudah berkali-kali mengajukan bantuan kepada dinas terkait, namun sampai sekarang belum ada tanggapan dari pihak manapun hingga akhirnya sekolah pun ambruk seperti sekarang,” sebutnya.
Tini mengungkapkan, pelaksanaan renovasi terakhir sudah sangat lama dilakukan, yakni pada 2009 silam.
“Perbaikannya pun hanya bagian atap saja dan bukan bangunannya,” ucapnya.
Baca Juga: Lukman Dipasung Setahun di Cianjur, Akhirnya Dievakuasi Kemensos
Ia pun meminta kepada semua pihak terkait, agar bisa membantu pembangunan MI Nurul Huda Jona Campaka ini, sehingga para siswa bisa nyaman untuk belajar di dalam ruangan kelas nantinya.
Terlebih, sambungnya, rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan digelar pada Juli 2021 mendatang.
“Kami mohon kepada seluruh pihak yang terkait, bisa sama-sama membantu proses evakuasi dan renovasi sekolah kami yang rusak ini. Sehingga para siswa bisa belajar dengan nyaman di dalam ruangan dan tidak ada lagi rasa cemas atau ketakutan akan tertimpa bangunan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Mau ke Palabuhanratu Lebih Cepat? Ini Rute Jalur Poros Baru yang Diwacanakan Pemkab Bogor
-
Mau ke Palabuhanratu Lebih Cepat? Ini Rute Jalur Poros Baru yang Diwacanakan Pemkab Bogor
-
Bogor Barat Akan Punya Jalur Poros Hubungkan Lebak dan Sukabumi di 2026
-
Garuda Siap Hadapi Kamboja di Stadion Pakansari Akhir Juni
-
Ratusan Peserta Gowes Napak Tilas Bogor Tempuh 64 KM Menuju Pendopo Malasari