SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Satgas Covid-19 Cianjur terus melaksanakan vaksinasi covid-19. Kali ini vaksinasi bagi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) dan penyandang disabilitas segera dilaksanakan.
Hal itu didasari sudah terdistribusinya Vaksin Covid-19 ke Cianjur. Diketahui, Kabupaten Cianjur kembali mendapat distribusi Vaksin Covid-19. Vaksin tiba di Gudang Farmasi, Cilaku, Cianjur pada Rabu (2/6/2021) kemarin.
Saat ini Cianjur mendapat 4.150 vial Vaksin Covid-19 Sinovam yang diproduksi Biofarma. Diketahui, dalam satu vial Vaksin Covid-19, berisi 10 dosis. Dengan demikian Cianjur mendapat 41.500 dosis Vaksin Covid-19.
Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal menjelaskan pihaknya akan segera melakukan vaksinasi bagi ODGJ dan disabilitas setelah vaksin diterima.
“Fokus vaksin baru lebih ke ODGJ dan penyandang disabilitas. Segera, setelah vaksin didistribusikan khususnya untuk puskesmas harus vaksinasi ke sasaran itu,” katanya dilunik dari CianjurToday -jaringan Suara.com, Jumat (4/6/2021).
Maka dari itu, pihaknya mendistribusikan 70 persen dari Vaksin Covid-19 yang sudah tiba ke seluruh puskesmas di Kabupaten Cianjur. Sementara sisanya akan dijadikan stok untuk proses vaksinasi lainnya.
“Kalau ODGJ ada yayasan-yayasan kan. Ada lima di Cianjur yang akan didistribusikan ke sana tapi melalui puskesmas,” jelas dia.
Menurut data yang diterima Yusman, di Cianjur ada sekitar 3.200 ODGJ. Sementara, target sebanyak 60 persen akan mendapatkan vaksin Covid-19.
“Kalau disabilitas itu belum dapat informasi tapi puskesmas sudah diintruksikan untuk melaksanakan vaksinasi ke sasaran disabilitas,” ucap dia.
Baca Juga: 41,21 Persen Warga Medan Telah Divaksin Covid-19
Yusman berharap distribusi Vaksin Covid-19 yang akan datang bisa lebih teratur. Minimal, pihaknya bisa mendapat tanggal pasti kapan vaksin akan tiba.
“Kami berharap distribusinya tidak telat seperti beberapa waktu lalu distribusi sempat telat. Jadi, harapan kami distribusi vaksin ke kabupaten/kota bisa terus konsisten,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks
-
Bukan Sekadar Penerima Bantuan, Penyandang Disabilitas Didorong Jadi Aktor Penanggulangan Bencana
-
Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra
-
Membaca Wonderstruck: Ketika Dunia Tak Selalu Ramah untuk Anak Disabilitas
-
Cak Imin Soroti Kasus Perundungan Anak Disabilitas: Sistem Pendidikan Harus Dibenahi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan