SuaraBogor.id - Sekelompok Owa Jawa menampakan diri Hutan Lindung Gunung Pabeasan di Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur. Hewan dengan nama latin (Hylobates moloch) tersebut jumlah diperkirakan ada sekitar 10 ekor.
Petugas Perhutani, Nanang mengaku, dirinya terakhir kali melihat hewan endemik di Pulau Jawa tersebut sekitar dua tahun terakhir di kawasan Hutan Lindung Gunung Pabeasan di Kecamatan Naringgul Cianjur.
"Dua tahun terakhir lalu itu, saya sempat melihat beberapa Owa Jawa yang bergelantungan di atas dahan pohon," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (14/6/2021).
Dan setelah itu, kata dia, beberapa hari lalu ada 10 ekor Owa Jawa di hutan milik Perhutani yang berdekatan dengan kawasan lindung. Bahkan seekor tengah membawa anaknya.
"Kalau melihat dari jumlah kelompok, kemungkinan sekelompok Owa Jawa yang memperlihatkan dirinya itu, berada disekitar hutan lindung wilayah Naringgul, karena masih banyak populasinya," kata Nanang.
Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Badan Konserfasi Sumberdaya Alam (BKSDA) Gunung Simpang terkait keberadaan hewan langka tersebut, karena baru terlihat lagi setelah dua tahun terkahir.
"Kami berharap jumlahnya terus bertambah, karen hewan tersebut memang sudah dinyatakan terancam punah, dan kita harus menjaganya," katanya.
Ia mengimbau warga yang sering melakukan aktifvitas di sekitar hutan lindung tersebut untuk tidak mengganggu dan tidak memburunya, karena populasinya terus berkurang.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Baca Juga: 16 Nakes Puskesmas di Cianjur Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Pasien
Berita Terkait
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Mengapa Video Owa Jawa yang Menggemaskan Bisa Jadi Ancaman?
-
Menjaga yang Tersisa: Peran Rahayu Oktaviani dan KIARA dalam Konservasi Owa Jawa
-
Mengapa Memelihara Owa Jawa Bisa Merusak Regenerasi Hutan? Pakar Bilang Begini
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Ubud-nya Bogor! 5 Rekomendasi Homestay di Desa Wisata Malasari Nanggung untuk Healing Maksimal
-
Hasil Autopsi Wanita yang Dibuang di Sholeh Iskandar, Patah Tulang Ekor dan Pendarahan Otak
-
Polres Bogor Temukan Unsur Pidana Pelecehan di Ponpes Ciawi, 3 Laporan Resmi Diproses
-
50 Persen Truk Sampah Kota Bogor Rusak, Lubang Body Cuma Ditambal Kardus
-
Febry Ambon Ngaku Lempar Anggi Auliya dari Tol BORR Saat Masih Hidup, Motif Sakit Hati Terungkap