SuaraBogor.id - Netizen serang Jusuf Kalla. Hal itu disebabkan eks wakil Presiden RI ke-10 dan 12 itu mengaitkan orang kaya dengan agama.
Pernyataan Jusuf Kalla terkait cuma satu orang muslim dari 10 orang kaya nampaknya mendapatkan respon negatif dari publik, seperti sebelumnya ditanggapi oleh eks politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean.
Pernyataan tersebut diketahui disampaikan Jusuf Kalla untuk memotivasi sejumlah mahasiswa dan undangan yang menghadiri silaturahmi Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Senin Malam 14 Juni 2021.
Pernyataan itu disampaikan di hadapan Menteri BUMN Erick Thohir yang juga ikut hadir.
“Dari sisi ekonomi apabila ada 10 orang kaya, maka paling tinggi 1 orang muslim. Tapi apabila 100 orang miskin, setidaknya 90 umat yang miskin. Jadi pincang keadaan ekonomi kita,” kata JK disitat dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Rabu (16/6/2021).
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) tersebut menyerukan untuk hijrah, terutama kepada umat muslim. Namun, bukan hijrah dalam definisi saling membunuh dan menebar konflik, melainkan hijrah untuk memperbaiki kondisi ekonomi.
Atas pernyataan tersebut, komentar yang beragam muncul dari para netizen di media sosial.
Sebagian menganggap pernyataan itu mengkotakkotakkan masyarakat Indonesia, dan menuding Jusuf Kalla masih memainkan politik identitas.
“Menjadi kaya itu bkn krn agamanya, tp krn kerja keras, ulet dan niatnya. Kalau pemalas, apapun agamanya pasti miskin. Jadi komentar pak JK yg menghubungkan agama dgn kemiskinan atau kekayaan ini tdk tepat dan cenderung provokatif utk saling membenci,” tulis Influencer Ferdinand Hutahaean.
Baca Juga: Menteri Agama Batasi Kegiatan di Rumah Ibadah, Ini Alasannya
“Politik identitas masih acap kali dimainkan yang ingin mencari panggung,"
Stop membawa politik identitas baik dari suku agama ataupun ras.! Lagipula masih banyak urusan di Indonesia yg perlu diperhatikan ketimbang memain-mainkan agama,” tulis Rizmaya.
“Hai @Pak_JK 10 orang kaya di Indonesia, 1 muslim. Saya beritahu ya pak Yang 9 itu orang Indonesia STOP mengkotak-kotakan bangsa ini,” tulis pemilik akun @feylazyaw.
Lalu, benarkah yang dikatakan Jusuf Kalla alias JK? Dalam artian, orang Islam cenderung miskin?
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), yakni Enny Sri Hartati, menyampaikan pandangan terkait ini.
Menurut Enny, yang dikatakan JK ada benarnya alias memang ada hubungan nyata antara kemiskinan dan umat Islam.
Berita Terkait
-
Penduduk Melarat Susut, Tapi Kesenjangan Orang Kaya dan Miskin Makin Besar
-
100 Ribu Jemaah Diperkirakan Padati Monas, Kemenag Minta Peserta Zikir Kebangsaan Datang Lebih Awal
-
Ditanya soal Caketum PBNU, Menag Nasaruddin Pilih Irit Bicara
-
Minta Generasi Berakhlak, tapi Tak Peduli Gurunya Hidup Serba Kekurangan
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02
-
Sengketa Tanah PN Kota Bogor Memanas, Tergugat Beberkan Bukti Jual Beli 1992-1994
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Bupati Bogor Tebar Bendera Merah Putih Hingga ke Pelosok Desa