SuaraBogor.id - Aksi massa pendukung Habib Rizieq Shihab di depan Gedung DPRD Kota Bogor, sedikit memanas. Meski nampak lebih sedikit dibanding pekan lalu, kepadatan yang terjadi tepat di depan gerbang tak memperkecil terjadinya gesekan antara massa pendukung dengan petugas, Jumat (18/6/2021).
Pantauan Suarabogor.id, suasana mulai memanas ketika barisan massa pendukung Habib Rizieq menolak untuk membubarkan diri oleh petugas.
“Tolong bergeser. Jangan di sini,” Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, setiba di tengah-tengah kerumunan massa pendukung, Jumat (18/6/2021).
“Bisa tunggu di masjid. Ada masjid. Tolong prihatin kondisi Bogor sekarang habib,” tambahnya.
Mendengar hal tersebut, sejumlah massa pendukung sontak menolak permintaan petugas yang dinilai tak tepat lantaran orasi masih berlangsung.
Selain itu, seorang massa pendukung pun menegaskan barisan massa tidak akan bergeser karena ada beberapa massa pendukung lainnya yang masih dalam perjalanan.
“Tolong pak, kami akan bergeser dengan cara kami sendiri. Tidak untuk sekarang karena masih ada beberapa kerabat dalam perjalanan,” ungkap salah seorang massa.
Sempat terjadi saling dorong antara petugas dan simpatisan Habis Rizieq Shihab. Petugas pun meminta agar aksi tidak lebih dari 10 orang.
Kemudian, perwakilan dari massa pendukung dapat segera masuk ke Gedung DPRD Kota Bogor. Tak lama berselang massa pendukung perlahan mulai bergeser ke depan Masjid Al Munawwar.
Baca Juga: Massa Habib Rizieq Kembali Memadati Gedung DPRD Kota Bogor: Kita Menuntut Keadilan
Sebelumnya, Curah hujan yang mengguyur sebagian wilayah Kota Bogor, tak membuat para pendukung Habib Rizieq Shihab mengurungkan niatnya untuk kembali menuntut keadilan bagi ulama besar itu.
Pantauan Suarabogor.id di sekitar ruas Jalan Pemuda, tepatnya di seberang Gedung DPRD Kota Bogor, nampak sejumlah massa pendukung Habib Rizieq, yang didominasi anak-anak berusia belasan, Jumat (18/6/2021).
Tak lama berselang. Sekira pukul 13.00 WIB massa pendukung lainnya tiba di Gedung DPRD Kota Bogor. Mereka datang dengan menggunakan satu unit mobil pick up lengkap dengan pengeras suara.
“Ayo. Kita menuntut keadilan,” ujar seorang massa pendukung melalui pengeras suara.
Massa pendukung perlahan semakin ramai. Kondisi di ruas jalan pun sesekali terhambat lantaran banyaknya massa pendukung yang mulai memadati lokasi sekitar gedung.
Seperti diketahui sebelumnya, Desakan dari sejumlah pendukung Habib Rizieq Shihab (HRS) masih berlanjut. Sekitar ratusan orang terlihat mendatangi Balai Kota Bogor, Jumat (11/6/2021).
Berita Terkait
-
Potret Sungai Cileungsi Menghitam Akibat Dugaan Limbah Industri
-
Mengapa Bogor Tak Lagi Sedingin Dulu? Pakar IPB Ungkap Alasannya
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK di Bogor, Wamen ATR/BPN Minta Publik Tak Berspekulasi
-
Agustyarsyah Pejabat Eselon I BPN Diperiksa Polisi di Kasus Mafia Tanah Modus 'Bayclin'
-
Bolak-balik Terjerat Korupsi, Ini Rekam Jejak Fahd A Rafiq Politikus Golkar Kena OTT KPK
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN
-
OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon