SuaraBogor.id - Kadis Damkar Kota Depok Gandara Budiana kembali dipanggil Kejari Depok, Senin (21/6/2021) kemarin. Dalam satu minggu terakir ini, ketiga kalinya Tim Jaksa Penyelidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Depok panggil Gandara Budiana.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok Herlangga Wisnu Murdianto menuturkan, pemanggilan ketiga ini masih terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi belanja sepatu pakaian dinas lapangan (PDL) pada Dinas Damkar Kota Depok Tahun Anggaran 2017-2019.
"Serta penyeledikan dugaan Tindak Pidana Korupsi Pemotongan Honor Lembur War-War dan Penyemprotan Disinfektan pada Kegiatan Mitigasi Covid-19 pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok Tahun Anggaran 2020," terang Herlangga kepada SuaraBogor.id, Selasa (22/6/2021).
Selain Gandara Budiana, Pidsus Kejari Depok juga memanggil Bambang Kurniawan selaku Bendahara Pengeluaran Pembantu, Nadelia selaku staf Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Damkar Depok.
"Bambang Kurniawan dan Nadelia ini sudah datang, namun kemarin kami jadwalkan ulang karena keduanya masih belum siap memberikan keterangan karena harus melengkapi beberapa data untuk merinci keterangannya," papar Herlangga.
Diberitakan sebelumnya, masa penyelidikan perkara ini berdurasi 30 hari kerja. Namun sampai hari ke-28 ini (22/6/2021), Kejari Depok enggan berkomentar perihal apakah masa penyelidikan akan diperpanjang atau tidak.
Seperti diketahui, Kejari Kota Depok sedang menangani perkara dugaan korupsi yang melibatkan Dinas Damkar Kota Depok.
Perkara ini dilaporkan oleh salah satu anggota Dinas Damkar Depok, Sandi Butar-Butar pada akhir Maret 2021 atas peristiwa pengadaan sepatu dan pemotongan dana insentif anggota.
Sebelum dilimpahkan ke Seksi Pidsus, perkara dugaan korupsi ini juga sempat ditangani oleh tim jaksa penyelidik dari Seksi Intelijen Kejari Depok.
Baca Juga: Ini Tujuh Pengaduan Kasus Korupsi Dinilai Belum Diproses Kejati
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Berita Terkait
-
Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen
-
Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M
-
Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik
-
Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi
-
Ribuan Massa Kepung Bundaran HI, Lima Tuntutan Dibawa dalam Aksi #IndonesiaSadar
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor