SuaraBogor.id - Tepat tiga bulan sejak anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Kota Depok, Sandi Butar-Butar melaporkan dugaan korupsi Damkar Depok ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok.
Namun bukannya menemukan titik terang, Kejari Depok justru nenunda proses penyelidikan perkara dugaan korupsi Damkar Depok yang mereka terima pada 29 Maret 2021 tersebut.
Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok Herlangga Wisno Murdianto menuturkan, pihaknya menunda proses penyelidikan karena Kepala Dinas Damkar Depok Raden Gandara Budiana dan sejumlah anggotanya terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kita tunda dulu semuanya," kata Herlangga kepada SuaraBogor.id, Selasa (29/06/2021).
Herlangga juga mengaku belum ada kepastian apakah perkara ini akan naik ke tahap penyidikan atau tidak.
"Saat ini, prosesnya masih dalam tahap penyelidikan oleh Tim Jaksa dari Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Depok," paparnya.
Menurut Herlangga, keputusan untuk melanjutkan perkara ke tahap penyidikan berada di tangan tim jaksa dari Pidsus. Sampai saat ini, Dia belum menerima informasi terkait agenda gelar perkara.
"Gelar perkara itu ujungnya tahap penyelidikan. Dari situ biasanya ada keputusan apakah perkara akan lanjut ke penyidikan atau tidak," terangnya.
Pada tahap penyelidikan, tim jaksa mengumpulkan informasi untuk memastikan apakah peristiwa yang dilaporkan masyarakat mengandung tindak pidana atau tidak.
Baca Juga: Lokasi SIM Keliling Kota Depok Selasa 29 Juni 2021
Dalam perkara dugaan korupsi di Dinas Damkar Depok,Herlangga menjelaskan, peristiwa yang didalami adalah belanja sepatu pakaian dinas lapangan (PDL) Dinas Damkar Depok pada tahun anggaran 2017-2019.
Lalu, pemotongan honor lembur dan penyemprotan disinfektan pada kegiatan mitigasi Covid-19 Dinas Damkar Depok tahun anggaran 2020.
"Karena masih ditahap penyelidikan, belum ada yang namanya tersangka, penggeledahan atau barang bukti. Orang-orang yang kami panggil pun statusnya 'terperiksa', bukan 'saksi," pungkasnya.
Ditempat terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Bencana Dinas Damkar Depok, Denny Romulo membenarkan bahwa Kadis Damkar Depok positif Covid-19.
Selain Kadis, ada 4 orang anggota Dinas Damkar Depok lain yang terkonfirmasi Posituf Covid-19 dalam 4 hari terakhir.
"Betul. Saat ini Pak Kadis menjalani karantina di Wisma Makara Universitas Indonesia," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran
-
Misteri Sosok Kamila Hamdi: Identitas Asli atau Akun Retasan di Balik Teror Bom 10 Sekolah di Depok?
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang