SuaraBogor.id - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto mengajak masyarakat Kabupaten untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Menurut dia, vaksin sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mengurangi resiko terpapar dan gejala Covid-19 yang berat.
"Kami mengimbau masyarakat ikut vaksin agar herd imunity atau kekebalan kelompok bisa cepat kita capai. Tapi, pelaksanaan vaksinasi juga harus tetap disiplin memakai masker dan jaga jarak," ujar Rudy usai meninjau vaksinasi Covid-19, di SMPN 1 Puspasari, Kecamatan Citeureup, Rabu (7/7/2021).
Proses vaksinasi, kata dia, harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Pelaksana vaksinasi, juga harus menjaga sterilisasi lokasi dan mengatur jarak sosial agar tidak terjadi kerumunan.
"Petugas harus membuat perencanaan yang baik. Dari mulai proses pendaftaran, proses tunggu, penyuntikan vaksin harus dibuatkan alur lalulintas orang agar tidak terjadi kerumunan," katanya.
Ia juga mengingatkan, masyarakat yang akan mengikuti vaksin mempersiapkan diri dari rumah. Proses pendaftaran, kata Rudy, bisa dilakukan secara online. Warga juga harus datang sesuai dengan jam yang ditentukan.
"Setelah di vaksin langsung kembali ke rumah," kata dia.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Agus Salim menambahkan, penyuntikan vaksin adalah bagian dari ikhtiar kita menangani pandemi Covid-19. Namun, vaksinasi juga harus dibarengi dengan upaya lain.
"Kuncinya kita harus tetap disiplin dengan protokol kesehatan," katanya.
Baca Juga: Indonesia Tunggu Uji Klinis Negara Lain soal Vaksinasi Anak Usia 3 - 12 Tahun
Politisi PKS tersebut meyakini, kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan dapat mempercepat penanganan Covid-19 yang hari ini berada dalam fase darurat.
"Semua elemen masyarakat harus berperan. Ikuti semua ketentuan yang diatur oleh pemerintah. Memang situasinya tidak mudah, tapi disitulah peranserta dan pengorbanan kita agar kondisi normal kembali," tandasnya
Berita Terkait
-
Lorong Edukasi Museum BNPT: Melawan Radikalisme dengan Kekuatan Ingatan Sejarah
-
Pulang dari Mekkah, Jemaah Haji Diminta Waspada dengan Gejala Covid-19
-
Beroperasi 6 Bulan Tanpa Dicurigai Warga, Pabrik Rumahan Narkoba Pil PCC di Citereup Ternyata Pakai Alat Peredam
-
Komedian Bongkar Dana Samisade Dikorupsi Kades di Depan Deddy Corbuzier, Keluarga Rahmat Yasin Kena Sentil
-
Nama Crazy Rich PIK Helena Lim Terseret Kasus Korupsi, Dulu Sempat Heboh Diduga Palsukan Dokumen Vaksinasi Covid-19
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM
-
Bodong! DLH Tangsel Sebut TPST Abu & Co Cisadane Tak Punya Izin Lingkungan dan Bangunan
-
Gedung BPN Cibinong Digeruduk KPK, Koper Dokumen Diangkut Dikawal Polisi Senjata Lengkap
-
AQUA Elektronik Resmikan Brand Shop Baru di Cibinong
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan Perumahan, KPP Rp427,5 Miliar Disalurkan