SuaraBogor.id - Bulog Subdivre Cianjur menyebutkan Pemerintah Kabupaten Cianjur telah mengajakukan sebanyak 25 ton Beras dari Cadangan Beras Pemerintah mencapai 5 ribu ton.
Wakil Kepala Bulog Subdiv Sandi Tyo Pratama, menyebutkan, dimasa PPKM Darurat ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah mengajukan sebanyak 25 ton beras.
"Kita tidak mengetahui jelas, soal pengajuan beras tersebut untuk apa. Namun karena saat ini sedang memberlakukan PPKM Darurat kemungkinan untuk itu," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (8/7/2021).
Sebanyak 25 ton beras tersebut, kata dia, diajukan semenjak beberapa waktu lalu melalui surat tertulis. Sedangkan beras itu, diambil dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai lima ribu ton.
"Kita hanya sebagai pihaknya penyedia, dan menyimpan CBP pemerintah. Setiap tahunnya Kabupaten/Kota mendapatkan jatah CBP sekitar 100 ton, dan jika dibutuh proses pengambilannya hingga penyalurannya dilakukan pemerintah setempat," katanya.
Selain itu, ia memastikan saat ini total CBP di Bulog Subdivre Cianjur tercatat mencapai sebanyak 5 ribu ton, dibagi untuk wilayah Kabupaten Cianjur, Sukabumi, Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bogor dan Depok.
"Beras cadangan sebanyak 5 ribu yang hingga kini masih tersimpan digudang Bulog, dipastikan aman hingga akhir tahun nanti," kayanya.
Sementara itu, Bupati Cianjur Herman Suherman, membenarkan pihaknya telah melakukan pengajuan sebanyak 25 ton beras kepada Bulog.
"Pengajuan beras sebanyak 25 ton tersebut, akan didugnakan untuk kebencanaan," singkat Herman.
Baca Juga: PPKM Darurat 9 Persimpangan di Jogja Disekat, Diklaim Efektif Kurangi Mobilitas Masyarakat
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Bulog Jadi Penyangga Ekosistem Jagung Nasional, Lindungi Petani & Jaga Keberlanjutan Usaha Peternak
-
Bulog Kuasai Beras 4,5 Juta Ton, Cadangan Indonesia Unggul Dibanding Sejumlah Negara Asia Tenggara
-
Bulog Jamin Kesiapan Beras Jelang Nataru, Stok 4,5 Juta Ton: Pasokan Nasional Aman 10 Bulan
-
Klaim Swasembada Bukan Omon-Omon, Andre Rosiade Tantang Pengkritik Cek Gudang Bulog
-
Bulog Percepat Pengiriman 10 Ribu Ton Jagung ke Jawa, Dirut Tinjau Langsung Pemuatan di Kapal
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Pemkab Bogor Uji Sampel Makanan dan Minuman ke Labkesda
-
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wabup Bogor Jaro Ade Kasus Dugaan Korupsi Bappenda
-
BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham