SuaraBogor.id - Pegiat media sosial Alifurrahman sindir Annisa Pohan. Hal itu disebabkan karena Annisa Pohan gembok akun di Twitternya.
Alifurrahman sindir Annisa Pohan. Menuriutnya, menantu dari SBY itu tidak mau di protes balik, dan maunya hanya memprotes saja.
Pernyataan itu dapat dilihat dalam video berjudul ‘Kapok! Istri AHY Tutup Akun, Tak Kuat Disebut Anak Koruptor’ yang tayang di 2045 TV disitat dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Rabu (14/7/2021).
Awalnya, Alifurrahman menceritakan kronologi bagaimana Annisa Pohan akhirnya menutup akun.
Disebutkan bahwa Annisa banyak mendapat ujaran kebencian karena dianggap menggurui soal penyimpanan vaksin moderna.
Menurut Alifurrahman sendiri, pernyataan Annisa soal penyimpanan vaksin itu sebenarnya wajar-wajar saja.
Akan tetapi, dia akhirnya banyak diserang karena memang memiliki banyak pembenci.
“Jadinya mereka berpikir, seolah-olah kan Annisa Pohan ini menganggap dirinya tu lebuh tahu. Seolah-olah meragukan tim vaksinasi yang mendistribusikan dan menyimpan vaksin,” jelas Alifurrahman.
Salah satu bentuk komentar yang banyak ditujukan kepada Annisa adalah bahwa dia anak seorang koruptor.
Baca Juga: 9 Potret Annisa Pohan Siraman 16 Tahun Lalu, Riasan Wajah Bikin Salah Fokus
Setelah itu, Annisa kembali melakukan klarifikasi bahwa ia hanya mengingatlan soal penyimpanan Vaksin Moderna sebab cara penyimpanannya memang berbeda dengan vaksin yang dimiliki Indonesia sebelumnya.
Akan tetapi, bagian akhir dari klarifikasi Annisa dianggap angkuh karena menyombongkan kemampuan Bahasa Inggris anaknya.
“Annisa Pohan gara-gara pernyataan yang sombong, yang mengagung-agungkan Bahasa Inggris dan membangga-banggakan anak ya ini, diseranglah sama netizen,” ungkap Alifurrahman.
Setelah mendapat banyak hujatan, istri Ketua Umum Partai Demokrat itu pun akhirnya menutup akunnya.
“Mungkin itu SOP Negara Hambalang kayak gitu yah. Maunya cuma nyinyir tapi gak mau diprotes,” kata Alifurrahman.
Berita Terkait
-
Salip Cak Imin dan AHY! Golkar Ungkap Kunci Bahlil Jadi Menteri Paling Populer
-
Survei SMRC: Elektabilitas Prabowo Tergeser oleh Gibran, Selisih Capai 7 Persen
-
Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?
-
Candaan SBY soal Batuk Prabowo: Hati-hati, Saham dan Rupiah Bisa Jatuh
-
Kelakar 'Batuk Prabowo', Siasat SBY Jaga Relevansi Tanpa Terlihat Mengkritik
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor