SuaraBogor.id - Sebanyak tiga pria bobol agen gas elpiji milik anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Diketahui, aksi tiga pria itu sempat terekam kamera CCTV.
Informasi yang didapat, tiga pria itu nekat bobol agen gas elpiji ukuran 3 kg. Aksinya tersebut sempat terekam kamera CCTV saat mereka pura-pura parkir depan lokasi pencurian.
Disitat dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, dalam rekaman terlihat mobil berwarna silver terparkir tepat di depan gudang elpiji di Jalan Raya Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya. Sesekali terlihat, seorang penumpang menampakan wajah dari balik jendela pintu mobil yang terbuka.
Kendaraan itu ternyata bukan sembarang parkir, melainkan tengah melakukan pencurian agen elpiji. Mereka menggondol 52 tabung elpiji kosong yang tersimpan di dalam gudang.
"Jadi benar pelaku mencuri di agen elpiji dan terekam CCTV. Dia ambil 52 tabung elpiji kosong," Kapolsek Cibalong Iptu Jaja Hidayat.
Berbekal rekaman CCTV, anggota Kepolisian Polsek Cibalong langsung bergerak. Hasilnya, tiga pelaku berinisial AS, D, dan OW akhirnya berhasil diamankan.
"Kami amankan tiga pelaku yah. Termasuk sopir," ucap Jaja.
Dihadapan penyidik, ketiganya mengaku beraksi menggunakan mobil rental yang disewa Rp350.000 per hari. Pelaku sengaja merusak gembok pintu gerbang gudang penyimpanan elpiji dengan palu besi.
"Motifnya rusak gembok agen LelpijiPG dan dia nyuri pakai mobil rental dari Ciamis. Uang penjual dibagi tiga," ujar Jaja.
Baca Juga: Innalillahi: Bayi Kembar Meninggal Dunia, Salah Satunya Positif COVID-19
Sebanyak 52 tabung hasil curian kemudian dijual seharga Rp105.000 per buah kepada oknum karyawan salah satu SPBU. Total keuntungan pelaku mencapai Rp6 juta dipotong biaya tarif kendaraan rental.
"Saya enggak tahu pak agen yang dicuri milik Anggota DPRD. Saya acak ajah yang kosong dan sepi," ucap D salah satu pelaku pencurian.
Akibat perbuatannya, tiga pelaku harus mendekam dibalik jeruji besi dan dijerat pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman kurungan lima tahun penjara.
Berita Terkait
-
50 Ribu Warga Tasikmalaya Terdampak Kekeringan
-
Diduga Jadi Pengepul dan Setor Rp1,12 M, Guru SMA di Tasikmalaya Terseret Kasus Korupsi Unsoed
-
Sepekan Hilang, Polisi Temukan Titik Terang Keberadaan Cinta
-
Satu Keluarga di Cengkareng Kompak Las ATM, Gagal Total Gara-gara Oksigen Habis
-
Lawan Kekeringan, Petani Tasikmalaya Swadaya Bikin Kincir Air
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor