SuaraBogor.id - Baru-baru ini banyak aksi pendemo meminta agar Presiden Joko Widodo turun dari jabatannya tersebut. Hal itu tentunya mendapatkan sorotan dari pegiat media sosial Denny Siregar.
Denny Siregar menanggapi lewat cuitannya. Dia mengatakan, adanya pihak yang dari dulu memang ingin menurunkan Jokowi dari kursi presiden.
Akan tetapi, kata Denny Siregar, upaya pihak-pihak tersebut tak pernah membuahkan hasil dan Jokowi tetap langgeng memimpin RI.
“Dari dulu mereka pengennya ‘Turunkan Jokowi’. Tapi gak pernah berhasil,” cuit Denny Siregar, disitat Suarabogor.id dari Terkini.id -jaringan Suara,com, Jumat (23/7/2021).
Sekarang pun, menurut Denny, pihak yang tak ia sebutkan secara detail tersebut tetap hendak menurunkan Jokowi lewat aksi pendemo yang mengatasnamakan rakyat kecil.
“Sekarang mau atas namakan rakyat kecil segala. Rakyat kecil ga papa, mereka paham kok. Mereka emang kecekek, tapi bentar lagi semua longgar,” tuturnya.
Denny Siregar pun menegaskan bahwa para pendemo yang mendesak Presiden Jokowi turun tersebut bukan rakyat kecil, melainkan rakyat pemalas.
“Yang teriak turunkan Jokowi itu rakyat malas, bukan rakyat kecil,” ungkap Denny Siregar.
Menurut Denny, rakyat pemalas itu hendak menurunkan Presiden Jokowi lantaran lapar. Padahal, presiden sudah berganti berkali-kali namun mereka juga tetap kelaparan.
Baca Juga: Heboh Ajakan Aksi Jokowi End Game, Polri Angkat Bicara
Denny Siregar pun beranggapan, rakyat pendemo Presiden Jokowi turun tersebut lapar bukan karena pemerintah melainkan mereka malas bekerja untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.
“Rakyat malas itu tiap laper bawaannya pengen nurunkan Presiden. Padahal Presiden udah ganti berkali-kali mereka tetap begitu aja. Mereka laper karena malas. Cuman gak mau ngaku aja,” ujarnya.
Berita Terkait
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
-
Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus
-
Lebih Banyak Mudaratnya! Menkes Kabinet Bayangan Desak MBG Dihentikan
-
Perempuan Adat Gelar Aksi Tolak PSN Mbay Lambo, Aparat: Wah Saya Lagi Nonton Film Porno
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor