SuaraBogor.id - Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kampung Pasir Randu, Desa Cisarandi, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur diduga menjadi korban kekerasan di Arab Saudi.
Kekerasa terhadap PMI asal Cianjur tersebut tersebar setelah, seorang pemiliki akun Facebook Oktovia Sami mempostingnya melalui grup TKI Saudi Arab.
"Yg dari cianjur ada yg knal ngga dengan mbak ini kasiahan dia visa jiahara di jual sana sini ...smpe tnganya rusak dia kerja di algasim ga boleh pegang hp ...," tulis akun Oktivia dalam postingannya yang dikutip SuaraBogor.id, Kamis (29/7/2021).
Bahkan akun tersebut, menyertakan sejumlah foto yang diduga Tenaga Kerja Wanita (TKW) tersebut, memperlihatkan kondisi telapak tangannya yang melepuh.
Selain itu, postingan itu pun sudah dibagikan sebanyak 3.415 kali, dengan komentar warganet mencapai 224.
Sementata itu, Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Pengembangan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Cianjur, Ricky Ardhi Hikmat membernarkan, TWK tersebut, yaitu AA (38), asal Kampung Pasir Randu, Desa Cisarandi, Kecamatan Warungkondang.
"Kami langsung menindak lanjuti ungahan didalam media sosial yang sudah ramai diperbicangan tersebut," ucapnya.
Ricky mengungkapkan, pihaknya telah mendatangi kediamannya untuk menanyakan kronologi dan menggali informasi lebih lanjut seperti telah di postingan di media sosial.
"Tekait TKW yang diduga menjadi korban kekerasan tersebut, kami telah mengirimkan surat ke KBRI di Arab Saudi dan Kementerian Luar Negeri terkait dengan rencana pemulangan pekerja migran tersebut," ucapnya.
Baca Juga: Puluhan Tahun Tak Diperbaiki, Warga Cianjur Tanami Pohon Pisang di Sepanjang Jalan Rusak
Pihaknya menambahkan, setelah dilakukan penyelidikan AA berangkat ke Arab Saudi pada 21 Januari 2021 menggunakan visa ziarah, sehingga diduga pemberangkatannya ilegal.
“Karena berangkatnya ilegal dan datanya tidak tercatat di KBRI, sehingga kami butuh waktu dalam penanganannya. Namun, semoga saja yang ini bisa cepat, kami terus kordinasi dengan pihak-pihak terkait,” katanya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Awali Musim Haji 2026, Kloter Pertama Masuki Asrama Pondok Gede
-
Arab Saudi Sebut Konflik Timur Tengah Ancam Energi Global dan Stabilitas Ekonomi
-
Anime Jepang Jadi 'Minyak Baru', Gaya Hidup Remaja Arab Saudi Berubah Total
-
Cegah Keberangkatan Non-Prosedural, Pemerintah Siapkan Satgas Haji Ilegal
-
Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Dorong Kesetaraan Gender Lewat Kepemimpinan Inklusif dan Pemberdayaan UMKM Perempuan
-
Infobank 500 Most Outstanding Women 2026: BRI Borong 3 Penghargaan Lewat Kepemimpinan Para Perempuan
-
Dorong Dampak Sosial dan Lingkungan, BRI Integrasikan Sustainable Finance ke Strategi Bisnis
-
Target Idul Adha Mulus! Rudy Susmanto Kejar Pembangunan 14 Jembatan Terputus di Bogor
-
Polisi Bongkar Peredaran Obat Keras di Jalur Puncak Bogor