SuaraBogor.id - Eks politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi kaitan banyaknya netizen yang menyayangkan donasi Rp2 Triliun dari almarhum Akidi Tio untuk penanganan Covid-19.
Menurut Ferdinand Hutahaea, saat ini netizen yang menyarankan donasi Rp2 Triliun lebih baik untuk pembangunan masjid. Tentunya hal itu mendapatkan reaksi dari pria berkacamata tersebut.
Ferdinand menyebut bahwa netizen yang berkomentar seperti itu pintar dalam membodohi diri sendiri.
“Bieb, laskarmu makin pintar-pinta ya? Pintar ngebodohin diri wkwkwkwk,” katanya melalui akun Twitter FerdinandHaean3 disitat Suarabogor.id dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Jumat (30/7/2021).
Bersama pernyataannya, Ferdinand membagikan sebuah cuitan dari netizen dengan nama akun Habib Selow atau @wagimanDeep212__.
Dalam cuitannya, Habib Selow membagikan tanggkapan layar komentar seorang netizen mengenai sumbangan Akidi Tio.
“Jika diinfaqkan atau diwakafkan untuk membangun masjid lebih baik lagi,” kata netizen itu.
Sebelumnya, memang heboh dibicarakan soal almarhum Akidi Tio, pengusaha keturunan Tionghoa asal Aceh yang menyumbangkan harta demi penanganan Covid-19.
Adapun sumbangan itu diwakilkan oleh keluarga Akidi Tio kepada Kapolda Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Eko Indra Heri.
Baca Juga: Ketua MPR Bambang Soesatyo Bongkar Sosok Akidi Tio, Penyumbang Rp 2 Triliun
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan bahwa sumbangan tersebut termasuk penerimaan hibah dan penggunaannya akan menjadi belanja untuk penanganan covid.
“Hibah akan dicatatkan dalam pertanggungjawaban keuangan negara,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kemenkeu, Rahayu Puspasari pada Rabu, 28 Juli.
Adapun menantu Akidi Tio, Rudi Sutadi mengemukakan bahwa uang sebesar Rp2 triliun tersebut merupakan uang wasiat dari mertuanya untuk disalurkan pada masa sulit.
“Pandemi ini dirasa oleh keluarga merupakan masa sulit itu, makanya kami salurkan,” ujar Rudi.
Tag
Berita Terkait
-
Lewat Musik, Nada Kasih Hadirkan Harapan bagi Anak-anak di Let's Share Home
-
Panggung Kreativitas Jadi Strategi Baru Galang Dana Bantuan Korban Bencana
-
Dari Pertemanan hingga Aksi Sosial, Perjalanan Anak Muda di Balik Nada Kasih
-
Konser Amal Nada Kasih Kumpulkan Donasi Rp414 Juta untuk Anak yang Membutuhkan Layanan Kesehatan
-
Penantian 16 Tahun Berakhir! Mary Jane Dapat Pengampunan Mutlak dari Presiden Filipina
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor