SuaraBogor.id - Istri dari Agus Harimurti Yudhoyono yakni Annisa Pohan disebut sebagai anak koruptor. Hal itu nampaknya turut ditanggapi oleh politisi Demokrat, Rachland Nashidik.
Rachland Nashidik bela Annisa Pohan terkaitb tuduhan yang dilayangkan kepada Ketua Srikandi Demokrat tersebut, merupakan anak seorang koruptor.
Rachland menegaskan bahwa Annisa Pohan tak punya saham dalam kesalahan ayahnya, Aulia Pohan.
Pendiri Perhimpunan Pendidikan Demokrasi itu menjelaskan bahwa dalam hukum, hubungan anak-bapak itu hanya sampai pada umur tertentu.
“Setelah dewasa, mereka masing-masing bertanggungjawab atas perbuatannya sendiri,” katanya melalui akun Twitter RachlanNashidik disitat dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Minggu (1/8/2021).
Makanya, sambung Rachland, ada prinsip kardinal dalam hukum pidana yang disebut individual accountability atau pertanggungjawaban individu.
“Anisa tak punya saham dalam kesalahan Ayahnya,” tandasnya.
Seperti diketahui, bahwa yah Annisa Pohan, Aulia Pohan memang pernah terlibat kasus korupsi Dana Bank Indonesia pada tahun 2008.
Aulia Pohan terbukti melanggar ketentuan dalam pasal 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi mengenai penyalahgunaan kewenangan yang menyebabkan terjadinya kasus korupsi.
Baca Juga: Duh! Pamer Sepatu Branded Ketimbang Bantu Rakyat, Annisa Pohan Dihujat Habis Netizen
Atas tindakannya, besan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu dituntut hukuman empat tahun penjara.
Adapun Annisa Pohan, hingga kini masih kerap dikait-kaitkan dengan kasus yang menyandung ayahnya tersebut.
Salah satunya di bawah unggahan Rachland Nashidik yang menyuarakan bahwa perempuan punya hak politik yang sama dengan warga negara laki-laki.
“Bapaknya koruptor,” balas netizen dengan nama akun MelowDramaDw.
Komentar netizen itulah yang dibalas oleh Rachland bahwa Annisa Pohan tak bertanggung jawab atas kesalahan ayahnya.
Namun, seorang netizen dnegan nama akun Zuznanaznana kembali menyinggung Annisa sebagai keluarga koruptor.
Berita Terkait
-
Apa Itu Amandemen ke-25? Didorong untuk Lengserkan Trump Pasca Kekalahan AS dari Iran
-
Politisi Demokrat Dorong Pemakzulan Donald Trump dan Menteri Perang AS
-
SBY Ingat Kirim AHY dan 2 Prajurit Muda ke Lebanon, Kini Jadi Menteri-menteri Prabowo
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
5 Risiko Melahirkan di Usia 40-an seperti Annisa Pohan, Ada Tantangan Fisik dan Mental
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Subuh Mencekam di Bogor, Ledakan LPG Hantam Sekolah, Pagar Hancur 15 Meter
-
BRI Holding Ultra Mikro Perluas Sinergi Global Lewat Kemitraan Pegadaian - SMBC
-
BRI Raih Pengakuan Global Melalui Pemeringkatan Brand Finance Global 500 2026
-
Sembunyi di Nambo, Pengedar Obat Ilegal Skala Besar Diciduk Polsek Klapanunggal
-
Warga Bogor Siap-Siap! Ini Bocoran Rute dan Skema Bus Listrik Gratis BojonggedeSentul