SuaraBogor.id - Pemkot Bogor akan melakukan evaluasi PPKM level 4 yang akan berakhir pada 2 Agustus 2021 besok.
Namun, sebelum mengevaluasi Pemkot Bogor tidak akan buru-buru. Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, akan segera evaluasi, namun menunggu kebijakan selanjutnya dari pemerintah pusat.
Dedie belum dapat memastikan apakah Kota Bogor masih berada pada status PPKM level 4 atau menurun ke level 3. Semuanya bergantung pada hasil evaluasi yang dilakukan Satgas Nasional.
"Kami baru akan melakukan evaluasi. Kami belum bisa pastikan detailnya, karena kami juga masih menunggu keputusan pemerintah pusat seperti apa," katanya, disitat dari Ayobogor.com -jaringan Suara.com, Minggu (1/8/2021).
Berdasarkan data yang ada pada pihaknya secara umum, selama pemberlakukan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 di Kota Bogor kasus Covid-19 mengalami tren penurunan kasus.
Berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Bogor, pada awal pemberlakuan PPKM Darurat Sabtu 3 Juli 2021. Angka kesembuhan pasien Covid-19 mencapai 16.833 kasus.
Sementara pada akhir PPKM Minggu 25 Juli 2021 kemarin, angka kesembuhan pasien Covid-19 mencapai 26.807 kasus.
Artinya, selama PPKM Darurat di Kota Bogor ada 9.974 pasien positif Covid-19 sembuh pada periode itu. Tak hanya itu, angka keterisian ruangan khusus perawatan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan juga alami penurunan.
Berdasarkan data yang ada pada pihaknya, dari 1294 ruangan khusus perawatan pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan, baru terisi 789 atau setara 61 persen.
Kendati selama periode PPKM Darurat dan PPKM Level 4 kasus Covid-19 di Kota Bogor mengalami penurunan, menurut dia, Pemkot Bogor masih harus menyesuaikan kebijakan dengan pemerintah pusat.
Baca Juga: Viral! Sejumlah Pengendara Motor Asik Sunmori, PPKM Level 4 Melonggar Yah?
"Tapi tetap saja kami harus tunggu kebijakan pemerintah pusat, untuk kemudian kita menyesuaikan dengan kebijakan tersebut," tutupnya.
Berita Terkait
-
Video Pemuda di Bogor Siram Air Kencing ke Waria, Dalih Lakukan 'Bersih-bersih'
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia
-
Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong
-
Kemarau Mulai Terasa, Debit Ciliwung di Bendungan Katulampa Turun Drastis
-
Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
Terkini
-
Buntut Aksi 'Bogor Bersih LGBT', Pemerintah Warning Kelompok Pemuda yang Main Hakim Sendiri
-
John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman