SuaraBogor.id - Seorang wanita di Cianjur digorok selingkuhan. Kini wanita yang merupakan ibu rumah tangga berninisial N (37) itu harus menjalani perawatan intensif di RSUD Cianjur.
Peristiwa wanita digorok selingkuhan itu terjadi di Kampung Pasir Ceuri, RT 06/2, Desa Mekarkaya, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, penganiayaan atau wanita digorok selingkuhan tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Rabu (11/8/2021).
Kapolsek Cibinong, AKP Ahmad Rivai megatakan, pihaknya membenarkan terkait adanya seorang wanita yang menjadi korban penganiayaan. Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.
Baca Juga: Soal Diplomat Nigeria, Imigrasi Sebut Ibrahim Gigit Petugas hingga Pecahkan Kaca Mobil
"Korban mengalami lukan tebasan pada bagian leher dan tangan. Untungnya nyawa korban dapat diselamat setelah keluarga serta warga sekitar langsung membawanya ke RSUD Cianjur," katanya saat dihubungi SuaraBogor.id, Kamis (12/8/2021).
Berdasarkan keterangan yang diperoleh dari sejumlah saksi, kata dia, korban diketahui telah menjalin hubungan gelap dengan pelaku hampir selama empat tahun.
"Sebelum terjadi penganiayaan, saat itu korban tengah menonton televisi, dan tiba - tiba mendengar yang mengetuk pintu dapurnya, setelah dihampiri ternyata Engkus (40) selingkuhannya. Pelaku menghampiri korban untuk menagih janjinya yang akan menceraikan suaminya, tetapi korban tidak mau, dan terjadi cekcok," jelasnya.
Ia menjelaskan, karena emosi setelah cekcok dengan korban, pelaku langsung menebaskan golok yang ada didapur, pada korban pada bagian leher dan tangannya.
"Setelah melakukan penganiayaan, pelaku langsung kabur dan menancapkan golok ditanah, sedangkan korban yang dalam keadaan bersimbah darah langsung teriak meminta tolong, suaminya yang tengah tidur langsung bangun dan meminta bantuan warga," ucapnya.
Baca Juga: Bocah 12 Tahun Dianiaya Tetangga di Sumut, Pelaku Ditangkap Polisi
Ia menambahkan, saat ini korban yang mengalami luka parah pada bagian leher masih menjalani perawatan intensif di RSUD Cianjur. Sedangkan sejumlah saksi tengah dimintai keterangan.
Berita Terkait
-
Mau Buka Bisnis Rumahan, Ini Pilihan Pinjaman Modal Usaha Untuk Ibu Rumah Tangga
-
Kreatif dan Mandiri: Panduan Praktis Bisnis Keluarga untuk Ibu Rumah Tangga
-
Aliansi Indonesia Youth Congress Desak Imigrasi Batam Deportasi WNA Pelaku Penganiayaan
-
7 Pilihan Karier Remote untuk Ibu Rumah Tangga, Bisa Cuan dari Rumah
-
ART Dianiaya Majikannya di Jakarta, Luka Lebam Korban Dicurigai Keluarga usai Mudik ke Kampung
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
Terkini
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan