SuaraBogor.id - Dika Ambiya Rahman (16) merupakan pelajar asal Bogor jadi anggota Paskibraka Istana Negara, pada 17 Agustus 2021 kali ini.
Diketahui, Dika Ambiya Rahman (16) merupakan pelajar asal Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dia besok (17/8/2021) akan menjadi anggota Paskibraka Istana Negara.
Tentunya, hal itu menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Bogor. Bupati Bogor Ade Yasin, mengaku bangga lantaran Dika Ambiya Rahman (16) jadi salah satu anggota Paskibraka Istana Negara.
"Banggalah ada anak Kabupaten Bogor jadi paskibraka di Istana Negara besok. Khan untuk jadi Paskibraka itu harus melewati seleksi yang sangat ketat. Selain fisik, prestasi akademis dan kepribadian juga harus baik,” kata Yasin, di Cibinong, Bogor, Senin (16/8).
Baca Juga: LENGKAP! Lirik Lagu Indonesia Raya Berikut Sejarahnya
Pasalnya, siswa kelas XII SMA Negeri 1 Cijeruk itu merupakan satu dari dua anggota Paskibraka 2021 asal Jawa Barat yang dikukuhkan Presiden Joko Widodo pada Kamis, 12 Agustus 2021.
Menurut dia, menjadi seorang anggota Paskibraka adalah bentuk pengabdian kepada negara. Ia berharap, prestasi Rahman bisa menjadi motivasi, inspirasi dan pemicu untuk pelajar lain untuk mencapai prestasi seperti dia.
"Paskibraka adalah bentuk pengabdian untuk negara. Tidak instan. Butuh proses panjang dan seleksi ketat," kata Yasin.
Rahman diketahui mengikuti proses seleksi sebagai pembentang sangsaka merah putih dari tingkat Kecamatan Cijeruk, Bogor hingga lolos di tingkat nasional. "Mudah-mudahan ini jadi tradisi bahwa akan selalu ada anak Kabupaten Bogor menjadi Paskibraka Nasional,” tuturnya.
Rahman bertugas sebagai pembentang bendera, duplikat Sang Saka Merah Putih, dalam upacara pengibaranbendera saat Upacara HUT ke-76 RI di Istana Negara, Jakarta pada Selasa, 17 Agustus 2021. [Antara]
Baca Juga: HUT ke-76 RI: Link dan Cara Pasang Twibbon 17 Agustus 2021 Gratis
Berita Terkait
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
-
Escape to Bogor: 7 Tempat Wisata Sejuk untuk Refreshing Saat Libur Lebaran
-
Viral Perangkat Desa di Bogor Diduga Minta Jatah THR Ratusan Juta ke Perusahaan
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman