SuaraBogor.id - Pada 17 Agustus 2021 kali ini Bupati Bogor Ade Yasin menyebutkan, bahwa tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Bogor.
Menurut Ade Yasin, empat desa di Kabupaten Bogor yang sebelumnya masih berada di status tersebut kini telah berubah menjadi berkembang.
Empat desa tertinggal tersebut yakni, Desa Cilaku di Kecamatan Tenjo, Wirajaya di Kecamatan Jasinga, serta Sukarasa dan Buanajaya di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor.
Menyadur dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Ade Yasin menyebutkan jika pengentasan empat desa tertinggal merupakan salah satu prioritas pihaknya di tahun 2021.
Menurutnya, empat desa tersebut merupakan sisa pekerjaan rumah Pemerintah Kabupaten Bogor yang harus terselesaikan.
“Tahun 2020 kita berhasil mengentaskan 41 desa dari tertinggal menjadi berkembang,” kata Ade Yasin, saat memimpin upacara peringatan HUT RI ke-76 di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Selasa 17 Agustus 21.
Di samping itu, berdasarkan data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggl dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menunjukkan banyak kemajuan lainnya dari desa-desa di Kabupaten Bogor, seperti desa mandiri dari sebelumnya berjumlah 29 desa menjadi 48 desa. Kemudian, desa maju dari sebelumnya berjumlah 131 desa menjadi 188 desa.
Jumlah desa berkembang yang sebelumnya tercatat ada 252 desa, kini tersisa sebanyak 180 desa.
Ade Yasin menyebut, untuk mendorong pembangunan salah satu program yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Bogor adalah Satu Miliar Satu Desa atau SamiSade yang penggunaan anggarannya untuk pembangunan infrastruktur desa.
Baca Juga: LIVE STREAMING: Upacara Penurunan Bendera 17 Agustus HUT RI ke-76
“Bantuan ini lebih untuk infrastruktur jalan, terutama desa yang memiliki potensi wisata. Saya harap program ini dapat mengakselerasi pertumbuhan kegiatan perekonomian di desa-desa,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Agustyarsyah Pejabat Eselon I BPN Diperiksa Polisi di Kasus Mafia Tanah Modus 'Bayclin'
-
Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor
-
20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor
-
KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop
-
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung