SuaraBogor.id - Dinas Kesehatan Cianjur masih menunggu hasil dari Komnas KIPI terkait warga Cianjur lumpuh usai divaksin.
Dinkes Cianjur menunggu hasil terkait penyebab lumpuh warga Cianjur dan benjolan yang dialami Ahmad Solihin warga Cianjur usai menjalani vaksinasi Covid-19 dosis kedua.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Cianjur Yusman Faisal, mengatakan terakit adanya seorang warga di Kecamatan Bojongpicung yang mengalami lumpuh, telah dilaporkan ke Komnas KIPI.
"Kita sudah lakukan pelaporan termasuk pemeriksaan kesehatan. Sudah dilaporkan secara bertahap, mulai dari provinsi hingga Komnas KIPI," katanya saat dihubungi melalui sambungan telelpon, Selasa (25/8/2021).
Hingga saat ini, kata Yusman, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dan pemeriksaan dari Komnas KIPI. Dan hasilnya baru akan ditemukan selama satu bulan bahkan lebih.
"Dalam melalukan penyelidikan hingga ada hasil penyebab seorang warga itu mengalami lumpuh, memang membutuhkan waktu lama, bisa sampai tiga bulan. Itupun belum tentu ada hasilnya, bisa saja tidak bisa dipastikan apakah itu KIPI atau bukan," kata dia.
Ia mengungkapkan, pihaknya tidak dapat memperkirakan penyakit dan faktor lain yang dialami Ahmad Solihin yang mengalami KIPI setelah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis kedua,
"Itu kewenangannya Komnas KIPI, saya tidak bisa Mengira-ngira. Harus ditetapkan secara pasti. Makanya kita tunggu nanti hasilnya bagaimana. Apalagi selain tidak bisa jalan, informasinya ada benjolan juga di bagian kanan badannya," ucap dia.
Yusman menjelaskan, pihaknya telah memerintahkan Puskesmas untuk terus memantau kondisi kesehatan Ahmad Solihin, agar ketika terjadi hal yang tidak di inginkan bisa langsung ditangani.
Baca Juga: Wisata di Empat Daerah di Jabar Ini Sudah Bisa Beroperasi, Bogor-Depok Tidak Termasuk
"Setiap harinya hampir ada satu hingga dua orang petugas Kesehatan dari Puskesmas setempat yang meriksa kondisi pasien KIPI tersebut," katanya.
Yusman menyebutkan, terkait adanya warga yang menunjukan gejala penyakit pasca vaksinasi, di Cianjur baru pertama kali terjadi. Karena ada potensi KIPI dari vaksinasi dengan rasio 1 berbanding 1.000.000.
"Bisa saja terjadi, perbandingannya dari 1 juta yang divaksin ada 1 orang yang KIPI. Tapi semoga saja hasilnya bukan karena vaksin, tapi memang ada faktor lain," ujarnya.
Pihaknya mengimbau, masyarakat untuk tidak takut divaksin karena penyebab dari penyakit warga Kecamatan Bojongpicung tersebut belum dipastikan. Bahkan hingga saat ini masih dalam penyelidikan.
"Jangan takut untuk vaksin, selama prosedur ditempuh, mulai dari keterbukaan warga yang hendak divaksinasi ataupun prosedur yang dijalankan Nakesnya memang sesuai," pungkasnya.
Sebelumnya, Seorang warga asal Kampung Citapen RT02/04, Desa Sukaratu, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur lumpuh dan terdapat benjolan dibagian ketiak, diduga setelah mendapat suntik vaksin Covid-19.
Berita Terkait
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Jambore Perdana ABPEDNAS Cianjur Perkuat Tata Kelola Desa dan Perlindungan Hukum
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Diduga Belajar Nyetir, Pengemudi Pikap Tabrak Pesepeda dan Pedagang di Lingkar Stadion Pakansari
-
Kemarau Panjang Terjang Bogor, 52 Ribu Warga di 16 Ribu KK Alami Krisis Air Bersih
-
Satu Pakaian, Sejuta Harapan: CSR ibis Styles Bogor Pajajaran Bersama Yayasan Gemilang Indonesia
-
Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026
-
DPRD Kota Bogor Ajak PIM Bogor Raya Sinergi Atasi Stunting dan UMKM