SuaraBogor.id - Wali Kota Bogor Bima Arya meminta agar data anak yatim piatu korban Covid-19 di Kota Bogor segera diperbaiki.
Hal itu bertujuan kata Bima Arya, untuk memastikan berapa anak yatim piatu korban Covid-19 di Kota Bogor.
Nantinya, Bima Arya mengungkapkan, bahwa akan ada program pendampingan anak yatim piatu korban Covid-19 di Kota Bogor.
Kepada Camat dan Lurah, ada tiga hal yang ditekankan Bima Arya, yaitu pembaharuan (update) data, laporan data terkait anak yatim dan dana yang terkumpul.
Baca Juga: Alasan Bupati Bogor Izinkan Wisata Taman Safari Beroperasi
Sedangkan aparatur wilayah di bawah koordinasi Asisten dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan, diminta supaya selalu memegang data mutakhir per hari.
Kepada Sekda Kota Bogor dan asisten, dirinya juga meminta laporan sesegera mungkin terkait 300 lebih anak yatim piatu korban Covid-19 untuk menentukan skemanya.
“Data terus diperbaharui, skema masing-masing keluarga dari anak yatim piatu masing-masing kecamatan dan kelurahan, bantuan apa saja yang dibutuhkan dan dana yang sudah terkumpul di rekap. Dalam satu minggu kedepan saya minta laporannya sudah tersedia. Jadi pemetaan dan penanganannya dari masing-masing wilayah itu seperti apa dan bagaimana,” kata Bima Arya saat memimpin briefing staff di Taman Ekspresi Sempur, menyadur dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Kamis (26/8/2021).
Selain data terkini, aparatur wilayah juga diminta untuk mengunjungi dan memetakan anak yatim piatu di wilayahnya masing-masing. Hal ini karena kondisi dari anak-anak yatim piatu berbeda-beda.
Bima Arya menjelasan sejumlah kondisi tentang anak yatim, mereka ada yang yatim, piatu, ada yang sudah aman sekolahnya, ada yang kuliahnya perlu dibantu, ada yang cukup dengan BOS, ada juga yang cukup dibantu seragam, ada lagi yang rumahnya harus dibantu RTLH, ada keluarganya harus dialokasikan program PKH.
Baca Juga: Kasus Penganiayaan Habib Bahar ke Ryan Jombang Berujung Damai
“Ini saya tagih dan saya tidak main-main. Ini pendampingan yang terus dan jangka panjang,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Wajah Baru Museum Zoologi Bogor Setelah 130 Tahun: Lebih Modern dan Instagramable
-
Libur Lebaran, Kawasan Wisata Puncak Macet Total
-
Puncak Macet Parah Lebaran Ini? 3 Titik Ini Jadi Biang Keroknya
-
Kebun Raya Bogor Jadi Magnet Libur Lebaran: Pengunjung Membludak, Fasilitas Ditingkatkan!
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai