SuaraBogor.id - Panitia memastikan bahwa Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di Depok akan dimulai besok, Kamis (2/9/2021) sampai Sabtu (16/10/2021).
Namun SKD CPNS Depok yang berlangsung besok, hanya peserta yang memilih lokasi ujian di Kantor Regional (Kanreg) V BKN Jakarta.
Sementara SKD yang berlokasi di Depok, baru akan dimulai pada 2 Oktober 2021. Kepastian terkait jadwal SKD, dimuat dalam pengumuman Panitia Seleksi Pengadaan CPNS nomor 800/07/TP-CASN/DEPOK/2021.
“Jadwal dan lokasi pelaksanaan SKD seusai pilihan yang telah diambil oleh masing-masing peserta pada aplikasi SSCASN,” tulis Ketua Panitia Seleksi Pengadaan CPNS Depok, Supian Suri dalam pengumumannya yang diterima Suarabogor.id.
Diketahui, pelamar yang berhak mengikuti SKD CPNS Depok berjumlah 4.276 orang.
Jumlah ini diperoleh dari peserta yang lulus tahap seleksi administrasi, ditambah peserta yang memenuhi syarat setelah pengecekan ulang di masa sangggah CPNS 2021.
Para peserta akan menjalani SKD di 26 titik lokasi (tilok) ujian yang berbeda, terdiri dari 1 tilok di Depok dan 25 tilok di luar Depok.
Menurut pria yang juga menjabat sebagai Sekterataris Daerah (Sekda) Depok ini, terdapat sejumlah ketentuan yang harus ditaati oleh para calon peserta. Antara lain, kelengkapan administrasi, pakaian saat ujian, serta barang dan aktivitas dalam ruang ujian.
Terkait kelengkapan administrasi, kata Supian, peserta wajib membawa KTP yang dicetak berwarna.
Baca Juga: Polisi Kejar Lima Pelaku Penyekapan Pengusaha di Depok
Lalu, KTP asli atau Surat Keterangan pengganti KTP asli yang masih berlaku atau Kartu Keluarga (KK) asli atau salinannya yang dilegalisir pejabat yang berwenang.
Kemudian, pensil kayu, printout formulir Deklarasi Sehat dan surat keterangan hasil swab PCR atau Antigen yang menunjukkan hasil negatif atau non-reaktif.
“Hasil tes PCR harus dalam kurun waktu maksimal 2x24 jam sebelum pelaksanaan ujian SKD. Sementara hasil tes Antigen waktu maksimalnya 1x24 jam,” imbuhnya.
Supian menuturkan, peserta dengan hasil swab tes PCR atau Antigen yang dinyatakan positif/reaktif wajib melapor ke panitia seleksi sebelum pelaksanaan ujian.
Laporan dilakukan dengan mengirim scan asli hasil swab PCR atau Antigen yang menunjukkan hasil positif/reaktif ke email casndepok2021@gmail.com.
Berdasarkan laporan ini, lanjut Supian, panitia dapat menjadwalkan ulang seleksinya setelah peserta tersebut dinyatakan sembuh dan jadwal tahapan belum pada tahap Pengumuman Hasil SKD.
Berita Terkait
-
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berdampak Sampai ke Depok
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sudah Sampai Depok dan Bogor, Warga Pakai Masker-Kurangi Aktivitas
-
Tinggalkan Karier Keuangan, Eks Pekerja Korporasi Bangun Bisnis Perawatan Sepatu Premium di Depok
-
Maling di Margonda Ditelanjangi Warga Usai Kepergok Curi Motor Milik Tukang Kikil
-
Potongan Kaki Diduga Korban Mutilasi Kunaefi Ditemukan di Kali Grogol Depok
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Polda Metro Jaya Geledah Kantor BPN Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Mafia Tanah Program PTSL
-
Potret Perjuangan dan Tantangan Penanganan Kebakaran TPA Galuga
-
Dukung Arahan Presiden, BRI Perkuat Inklusi Keuangan dan Digitalisasi
-
Ada Apa di BPN Kabupaten Bogor? Tim Ditreskrimum dan Brimob Bersenjata Tampak Siaga di Lokasi
-
Dampak Kebakaran TPA Galuga, 450 Ton Sampah Kota Bogor Tertahan di Truk Pengangkut