SuaraBogor.id - Pemain sepak bola muda Indonesia yakni Witan Sulaeman resmi bergabung menjadi pemain baru Lechia Gdansk, Rabu 1 September 2021.
Diketahui Witan Sulaeman bertukar tempat dengan Egy Maulana Vikri. Kini dia menjadi pemain baru Lechia Gdansk.
Witan Sulaeman diperkenalkan di Stadion Energa, Gdansk, Witan mendapatkan nomor punggung 80. Lechia juga mengungkapkan durasi kontrak pemain Timnas Indonesia itu.
“Witan Sulaeman telah menandatangani kontrak bersama Lechia Gdansk. Bersama Lechia Gdansk, Witan Sulaeman bakal bermain dengan nomor punggung 80. Kontraknya berlaku hingga dua musim ke depan,” tulis pengumuman Lechia mengutip dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Kamis (2/9/2021).
Sebelum ke Lechia, Witan Sulaeman sempat bermain di Liga Serbia bersama Radnik Surdulica. Tetapi ia minim mendapatkan kesempatan bermain dengan hanya mencatat 111 menit.
Hal itu disinyalir membuat eks pemain PSIM Yogyakarta itu tak betah. Pihak agensinya pun pada akhirnya memilih mengakhiri kontrak di sana lebih cepat.
Witan pun mengumumkan perpisahan dengan Radnik Surdulica pada 27 Agustus lalu. Agen Witan, Dusan Bogdanovic, menyebut bahwa pihaknya meminta pemutusan kontrak yang disetujui oleh klub.
Sejak itu, Witan pun langsung terbang menuju klub barunya yang kini diketahui merupakan Lechia Gdansk. Sebelum Witan, Egy sudah lebih dulu bermain untuk klub peserta Ekstraklasa atau kompetisi kasta tertinggi Liga Polandia itu.
Egy yang sudah bergabung ke sana sejak 2018, jarang mendapatkan kesempatan tampil bersama tim utama. Selama tiga musim, Egy cuma mencatat 133 menit bermain.
Baca Juga: Resmi Gabung Lechia Gdansk, Witan Sulaeman Berharap Bisa Beri Kontribusi
Menarik untuk ditunggu apakah Witan Sulaeman bisa mendapatkan kesempatan lebih. Mengingat ia juga meninggalkan klub sebelumnya karena alasan minim mendapat kesempatan bermain.
Berita Terkait
-
Piala Dunia dan Gen Z: Ketika Sepak Bola Menjadi Gaya Hidup Sementara
-
5 Sepatu Bola Terbaik 2026: Harga Mulai 100 Ribuan, Kualitas Nggak Main-Main
-
Saat Perempuan Begadang Demi Piala Dunia 2026, Apa yang Salah?
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong untuk PSSI: Masa Depan Sepak Bola Indonesia Ada di Tangan Pemain Muda
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Penghentian Sementara Makan Bergizi Gratis di Kota Depok
-
KPK dan Ombudsman Pantau SPMB Cianjur, Kepala Sekolah Nekat Pungli Bakal Kena Sanksi Berat
-
Tatap Kualifikasi Piala Dunia, Prabowo: Apa Pun yang Bisa Kita Support Buat Timnas, Saya Lakukan
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo