SuaraBogor.id - Anggaran pengadaan baju dinas lengkap dengan atributnya untuk 50 anggota DPRD Kota Bogor menuai sorotan.
Sebab, anggaran untuk baju dinas wakil rakyat di Kota Bogor tersebut menyentuh angka Rp 700 juta.
Angka tersebut lebih tinggi dari besaran anggaran baju dinas Wali Kota Bogor dan Wakil Wali Kota Bogor yang mencapai Rp 322 juta.
Dikutip dari Ayobogor.com—jejaring Suara.com—Jumat (3/9/2021), anggaran baju dinas anggota DPRD Kota Bogor bersumber dari APBD tahun 2021.
Sekretariat DPRD Kota Bogor Boris Derurasman membenarkan jika anggaran pengadaan pakaian dinas 50 anggota DPRD Kota Bogor beserta atributnya mencapai Rp 700 juta yang bersumber dari APBD Kota Bogor 2021.
Kendati demikian besarnya anggaran tersebut tidak mengalami perubahan, jika dibandingkan dengan anggaran pakaian dinas 50 anggota DPRD Kota Bogor pada tahun lalu.
Tak hanya itu, pihaknya juga mengaku penganggaran baju dinas 50 anggota DPRD Kota Bogor tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD.
"Anggaran baju anggota DPRD Kota Bogor tidak ada kenaikan, masih sama dengan anggaran tahun kemarin. Karena semuanya sudah sesuai PP Nomor 18 Tahun 2017, dan tidak ada yang keluar dari aturan itu," katanya, Jumat (13/8/2021).
Menurutnya, besarnya anggaran pakaian dinas anggota DPRD Kota Bogor lantaran anggaran tersebut digunakan untuk 50 anggota DPRD Kota Bogor.
Baca Juga: Ganjil Genap Akhir Pekan di Jalur Puncak Bogor Mulai Hari Ini, Simak Lokasi Pemeriksaannya
"Memang kelihatannya anggarannya besar, tapi kan itu sifatnya untuk seluruh anggota DPRD Kota Bogor yang berjumlah 50 orang tanpa terkecuali. Jadi semuanya dapat," ujarnya.
Anggaran Rp 700 juta untuk baju dinas 50 anggota DPRD Kota Bogor itu rencananya bakal digunakan untuk berbagai macam pakaian dinas. Mulai dari pakaian dinas harian hingga pakaian adat.
"Pakaian juga cukup banyak. Seperti pakaian dinas harian, pakaian adat untuk menghadiri acara tertentu. Dan itu diberikan untuk 50 anggota DPRD Kota Bogor," kata dia.
Berita Terkait
-
Mediasi Sengketa Lahan di Gunung Sindur, PT SIR Ajukan Tuntutan Ganti Rugi ke Natura City
-
Festival Budaya Nasional 2026: Merayakan Keberagaman, Menjaga Budaya Indonesia Terus Hidup
-
Nginap di Hambalang, Sekjen PBB dan Prabowo Diskusi Soal Palestina hingga Iklim
-
Imbauan Penting Pengguna KRL Bogor: 7 Kereta Dibatalkan Pagi Ini, Cek Jadwalnya!
-
Bakom Bantah Tak Ada Pesta, Media Rusia Sebut Ada Perayaan Ultah Presiden Prabowo
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang
-
Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania
-
93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026
-
Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office