SuaraBogor.id - Seekor domba di Cianjur berwajah menyeramkan. Domba menyeramkan di Cianjur itu gegerkan warga Kampung Sindang Laut, Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Domba berwajah menyeramkan di Cianjur milik Rahmat Efendi (56) diduga mengalami kelainan genetik sehingga bentuk wajahnya berbeda dari domba biasanya.
Selain memiliki satu kelopak dengan dua bola mata dan lima buah gigi yang berjejer rapih. Anak domba jantan di Cianjur itu juga memiliki jambul serta lidah yang menjulur.
Pemilik domba, Rahmat Efendi mengaku kaget dengan lahirnya anak domba itu. Sebab, anak domba jantan itu terlahir dengan ukuran badan yang cukup besar di bandingkan dengan anakan domba pada umumnya.
"Terlahir Minggu (5/9/2021), kemarin. Dari indukan domba yang cukup sehat. Dalam proses persalinannya dibantu oleh saya dan istri," kata Rahmat pada wartawan, Senin (6/9/2021).
Rahmat mengungkapkan, sebelum melahirkan induk domba miliknya sempat berperilaku aneh dengan terus meronta-ronta.
Setelah dicoba dihampiri, lanjut Rahmat, ternyata kepala anak domba sudah terlihat menonjol. Sehingga dibantu dengan cara menariknya keluar.
"Memang untuk masa kandungannya pun lebih lama dua bulan, sehingga saat terlahir ukuran anak domba tersebut lebih besar dari ukuran anak domba umumnya," jelasnya.
Meskipun terlahir dalam kondisi mati, kata Rahmat, kehadiran anak domba itu sempat menarik perhatian warga setempat. Bahkan ada yang sempat mengabadikan dengan kamera ponsel.
Baca Juga: Tarif Masuk dan Jam Operasional Taman Bunga Nusantara Bogor
"Anak kambing tersebut sudah dikubur di sekitar kandang, meskipun masih ada warga sekitar yang penasaran ingin melihat anak kambing itu," katanya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Perbedaan Kambing dan Domba: Mana Lebih Mahal untuk Dijual Saat Idul Adha?
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Trailer Film The Sheep Detectives: Kisah Domba Mengungkap Kasus Pembunuhan
-
Bertemu Luhut di Istana, Prabowo Setuju Bikin 'Bank Harta Karun' Hayati, Apa Fungsinya?
-
Bukan Cuma Soal Ras, 7 Negara Ini Punya Campuran DNA Paling 'Gado-gado' di Dunia
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor
-
BRI Bagikan Total Dividen Rp52,1 Triliun, Termasuk Interim Rp137 per Saham
-
Sentil UI dan IPB, Peneliti TII Tegaskan Candaan Seksis di Grup Chat Bisa Dipidana
-
Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti KPPD di Akmil Magelang, Siap Wujudkan Swasembada & Kemandirian Daerah
-
Siapkan Pusat Ekonomi Baru, Bupati Rudy Susmanto Dorong Jalur KRL hingga Jasinga